Close
 
Rabu, 17 September 2014   |   Khamis, 22 Dzulqaidah 1435 H
Pengunjung Online : 558
Hari ini : 1.783
Kemarin : 24.974
Minggu kemarin : 230.267
Bulan kemarin : 677.761
Anda pengunjung ke 97.127.782
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

23 sepember 2009 01:45

Peci Khas Aceh Semakin Kurang Diminati

Peci Khas Aceh Semakin Kurang Diminati

Lhokseumawe, NAD - Peci Aceh warna hitam produksi Kedai Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, NAD, yang dulu sangat dikenal, kini tingkat produksinya menurun karena permintaan berkurang. M Yusuf, salah seorang pengrajin peci di Kedai Geduong, Rabu (16/9) mengakui, sekarang permintaan hasil kerajinannya sangat berkurang. Menurut pengakuan pemilik Kios Famili Baru Geudong Pase ini, pihaknya baru memproduksi peci jika ada pesanan. Bahkan sekarang pengrajin peci motif nasional ini hanya tinggal tiga toko lagi.

Meskipun tidak banyak pesanan atau pembeli, Yusuf tetap menjalankan pekerjaannya tersebut dan memproduksi peci sesuai dengan kemampuan modal yang dimiliki. Walaupun tidak memiliki stok peci yang banyak, namun jika pembeli datang puluhan buah peci berbagai ukuran tetap tersedia dengan harga tertinggi Rp 60.000 per buah untuk bahan baku nomor satu.

Sementara pengrajin lainnya mengatakan, produksi peci miliknya selama ini dipasarkan ke Sabang, Meulaboh, bahkan ke Medan, Sumatra Utara. Produksi berbagai jenis peci didistribusikan kepada beberapa pusat kerajinan di Lhokseumawe dan sejumlah toko kerajinan di kota-kota lainnya di Aceh. (mar)

Sumber: http://www.analisadaily.com
Kredit Foto: http://jakarta.indonetwork.co.id


Dibaca : 4.073 kali.

Tuliskan komentar Anda !