Close
 
Minggu, 23 April 2017   |   Isnain, 26 Rajab 1438 H
Pengunjung Online : 4.436
Hari ini : 33.326
Kemarin : 79.838
Minggu kemarin : 401.091
Bulan kemarin : 5.093.107
Anda pengunjung ke 102.190.916
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

23 sepember 2009 01:45

Peci Khas Aceh Semakin Kurang Diminati

Peci Khas Aceh Semakin Kurang Diminati

Lhokseumawe, NAD - Peci Aceh warna hitam produksi Kedai Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, NAD, yang dulu sangat dikenal, kini tingkat produksinya menurun karena permintaan berkurang. M Yusuf, salah seorang pengrajin peci di Kedai Geduong, Rabu (16/9) mengakui, sekarang permintaan hasil kerajinannya sangat berkurang. Menurut pengakuan pemilik Kios Famili Baru Geudong Pase ini, pihaknya baru memproduksi peci jika ada pesanan. Bahkan sekarang pengrajin peci motif nasional ini hanya tinggal tiga toko lagi.

Meskipun tidak banyak pesanan atau pembeli, Yusuf tetap menjalankan pekerjaannya tersebut dan memproduksi peci sesuai dengan kemampuan modal yang dimiliki. Walaupun tidak memiliki stok peci yang banyak, namun jika pembeli datang puluhan buah peci berbagai ukuran tetap tersedia dengan harga tertinggi Rp 60.000 per buah untuk bahan baku nomor satu.

Sementara pengrajin lainnya mengatakan, produksi peci miliknya selama ini dipasarkan ke Sabang, Meulaboh, bahkan ke Medan, Sumatra Utara. Produksi berbagai jenis peci didistribusikan kepada beberapa pusat kerajinan di Lhokseumawe dan sejumlah toko kerajinan di kota-kota lainnya di Aceh. (mar)

Sumber: http://www.analisadaily.com
Kredit Foto: http://jakarta.indonetwork.co.id


Dibaca : 4.954 kali.

Tuliskan komentar Anda !