Close
 
Selasa, 9 Juni 2026   |   Arbia', 23 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 1.080
Hari ini : 18.576
Kemarin : 24.704
Minggu kemarin : 227.151
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

29 oktober 2009 04:23

Film Harimau yang Lapar Diputar di Italia

Film Harimau yang Lapar Diputar di Italia

Jakarta -  Film dokumenter bertajuk Hungry is The Tiger (Harimau yang Lapar) terpilih untuk diputar di Asiatica Film Mediale, festival film bergengsi di Roma, Italia.

Produser Hashim Djojohadikusumo, di Jakarta, Selasa (27/10) mengatakan, film itu produksi berkualitas internasional hasil kerjasama tim gabungan dari Indonesia dan dari luar negeri.

"Ini adalah prestasi yang membanggakan bagi industri kreatif Indonesia sekaligus pelecut semangat anak bangsa untuk terus mempersembahkan karya-karya Indonesia terbaik ke dunia Internasional," kata Hashim Djojohadikusumo yang memproduseri film dokumenter tersebut melalui PT Media Desa Indonesia, perilis film drama perjuangan Merah Putih.

Film dokumenter yang melibatkan Christine Hakim dan Sudjiwo Tejo di dalamnya itu bercerita tentang krisis pangan dunia, kelaparan, dan kekurangan gizi dengan latar belakang wilayah Gujarat dan Rajasthan di India serta sejumlah daerah di Jawa, Bali dan Sumba, Indonesia.

Sinematografi karya Yadi Sugandi menggambarkan Asia Selatan yang hancur oleh serangkaian krisis keuangan, jatuhnya harga komoditi dan kekurangan pangan.

Film tersebut juga menggambarkan betapa negara Indonesia merupakan wilayah yang memiliki kekayaan sumber daya alam namun sebagian penduduknya masih miskin dan sulit mendapatkan bahan makanan pokok.

"Dalam film ini kami bukan hanya menggambarkan soal krisis pangan dunia, kekurangan gizi, serta kelaparan namun menawarkan solusi atas permasalahan tersebut," katanya.

Ia menyebutkan, solusi yang ditawarkan dalam film itu adalah bagaimana mengembangkan peternakan sapi yang dianggap bisa menjadi jalan keluar untuk mengatasi kekurangan gizi karena bisa menghasilkan susu sekaligus untuk mengembangkan perekonomian masyarakat petani.

Film tersebut akan dipertunjukkan pada 1 dan 2 November pada perhelatan festival film Asiatica Film Mediale di Roma, Italia. Festival tersebut mempersembahkan film-film asia terbaik serta menyelenggarakan beberapa seminar dan kelompok diskusi yang membahas berbagai masalah ekonomi, politik dan keuangan di Asia dan bagian dunia lainnya.

Pemutaran Hungry Is The Tiger ini juga merupakan pembuka bagi World Food Summit yang diselenggarakan oleh PBB pada 16 hingga 18 November di kota yang sama sebagai wadah dari berbagai organisasi yang membahas mengenai krisis kelaparan dunia. (Ant/OL-03)

Sumber: http://www.mediaindonesia.com


Dibaca : 1.901 kali.

Tuliskan komentar Anda !