Close
 
Sabtu, 9 Mei 2026   |   Ahad, 22 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 19.339
Kemarin : 40.425
Minggu kemarin : 209.627
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

31 oktober 2009 07:19

Pemkot Canangkan Cinta Batik Lampung

Pemkot Canangkan Cinta Batik Lampung

Bandar Lampung - Pengurus Ikatan Muli Mekhanai Kota Bandar Lampung (Imkobal) periode 2009--2012 dikukuhkan. Pengukuhan dilakukan oleh Sekretaris Kota Bandar Lampung Sudarno Eddi di Gedung PKK Kota, Jumat (30-10). Selain itu, Gerakan Cinta Batik Lampung juga dicanangkan.

Pengurus Imkobal meliputi Ketua Khairul Bakti, Wakil Ketua I Romi Husin, Wakil Ketua II Jimmy Khomeini, dan beberapa mantan muli mekhanai.

Imkobal terdiri dari empat bidang; Bidang Sosial Budaya, Bidang Seni, Budaya, dan Pariwisata, Bidang Mutu dan Pendayagunaan SDM, dan Bidang Administrasi Kelembagaan.

Selain pengukuhan, Sekretaris Kota juga mencanangkan cinta batik Lampung. Pengukuhan Imkobal dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandar Lampung Nurpuri Eddy Sutrisno, Ketua DPRD Bandar Lampung Budiman A.S., Asisten III Bidang Administrasi Ishak, beberapa anggota DPRD, dan para camat.

Khairul mengatakan kepengurusan Imkobal sebetulnya sudah ada sejak tahun 1995. Pengurus kembali dibentuk dan disusun anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

Ia mengharapkan kepengurusan baru bisa berjalan. Imkobal, kata Khairul, akan membantu kiprah Pemkot dalam berbagai kegiatan seni, budaya, dan pariwisata.

Menurut Khairul, pencanangan cinta batik Lampung adalah untuk menggugah warga Bandar Lampung Lampung memiliki batik dengan ciri khas tersendiri. Batik Lampung pun bisa dibanggakan.

Sudarno meminta agar Imkobal menyelenggarakan kegiatan yang bisa mendorong pariwisata Bandar Lampung. Selama ini kunjungan wisata belum sebanding dengan potensi wisata di Bandar Lampung.

Menurut Sudarno, rasa cinta Tanah Air bisa ditunjukkan dengan kebanggaan akan produk nasional. Termasuk dalam penggunaan busana batik.

Setelah ada pencanangan cinta batik Lampung, Sudarno mengharapkan pakaian batik bisa menjadi identitas. Batik tidak hanya dipakai pada hari Jumat. Penggunaan batik bisa disesuaikan dengan acara yang ada. Pemakaian batik bisa meningkatkan identitas bangsa. n MG2/K-1

Sumber: http://www.lampungpost.com
Kredit Foto: http://putra-lampung.blogspot.com


Dibaca : 4.296 kali.

Tuliskan komentar Anda !