Jumat, 15 Desember 2017   |   Sabtu, 26 Rab. Awal 1439 H
Pengunjung Online : 4.282
Hari ini : 42.521
Kemarin : 39.723
Minggu kemarin : 294.551
Bulan kemarin : 5.609.877
Anda pengunjung ke 103.962.591
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Tokoh Melayu

Isjoni Ishaq

a:3:{s:3:

1. Riwayat Hidup

Isjoni Ishaq (Intelektual), dilahirkan pada tanggal 12 Desember 1969 di Rengat, Indragiri Hulu, Riau, Indonesia. Ia memiliki seorang istri bernama Rita Amaliya dan dua orang anak yaitu M. Yogi Riyantama dan M. Yoga Riyananda. Isjoni menyelesaikan pendidikan S1 pada Jurusan Sejarah FKIP Universitas Riau pada tahun 1983. Kemudian menyelesaikan pendidikan S2 dalam bidang Ilmu Sosiologi-Antropologi Universitas Padjadjaran Bandung, dengan konsentrasi Antropologi Ekonomi Tradisional pada tahun 1997.

Sebagai sosok intelektual, Isjoni senantiasa sibuk dengan berbagai aktivitas. Ia mengajar Sejarah di FKIP UNRI sejak tahun 1983 sampai sekarang, dan diangkat sebagai Dekan FKIP UNRI (periode 2003-2007). Selama hampir 10 tahun, ia menjadi kepala SLTP/SMU/SMK Nurul Falah. Selain aktif di dunia akademik, Isjoni juga aktif dalam berbagai organisasi dan tak jarang ia menduduki posisi penting dalam suatu organisasi. Jabatan dan orgarnisasi yang pernah diikutinya, yaitu: Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Riau (1997-2003), Ketua Forum Intelektual Kampus Peduli Pembangunan Indragiri Hulu (2002-2005), Sekretaris Masyarakat Sejarawan Indonesia Provinsi Riau (2002-2006), Ketua Asosiasi Kelompok UPPKS Kota Pekanbaru (2002-2006), Ketua Alumni Sejarah Riau, Wakil Ketua Asosiasi Kelompok UPPKS Provinsi Riau (2002-2006), Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kota Pekanbaru (2002-2007), Sekretaris Komisi SDM Riau - Dewan Pakar Riau (2000-2005), Ketua Bidang SDM dan Pendidikan Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (2003-2008), dan Ketua Komite Sekolah SMK Nurul Falah (2002-2008).

Dunia tulis-menulis sudah digelutinya sejak masih menjadi mahasiswa. Saat ini, ia adalah penulis tetap kolom “Teroka” Harian Riau Pos (setiap hari Minggu), penulis lepas pada beberapa mass media di Riau, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan, baik di surat kabar/harian maupun tabloid. Di media elektronik, ia pernah menjadi produser Program Dialog Interaktif “Guruku” pada Riau Televisi (RTV) yang ditayangkan setiap hari Jumat pukul 08.30 - 09.30 WIB. Selain itu, Isjoni juga sering melakukan penelitian dalam berbagai bidang. Ia pernah melakukan penelitian di bidang pendidikan, melakukan pengabdian di berbagai desa di Riau, meneliti komunitas adat terpencil di Riau, dan meneliti serta menulis biografi pejuang-pejuang Riau.

2. Pemikiran

Salah satu pandangan Isjoni berkaitan dengan sikap masyarakat Melayu dalam menghadapi era globalisasi dan liberalisasi perdagangan dewasa ini. Menurutnya, bahwa kiprah pengabdian masyarakat Melayu dalam pemantapan pembangunan nasional belum nampak kecuali pada bidang-bidang tertentu saja, seperti kesenian, bahasa dan kebudayaan. Sebagai masyarakat Melayu, boleh-boleh saja mengagumi kejayaan masa lampau, tapi jangan sampai terbelenggu dan terlena. Menyikapi perubahan dan pembaharuan di era globalisasi saat ini, masyarakat Melayu harus berbenah diri untuk memberi warna pada gerak langkah agar berkembang lebih maju. Untuk membangun kembali kejayaan masyarakat Melayu, maka perlu dilacak kembali latarbelakang kode etik dan tata nilai, maupun akar historis dari masyarakat Melayu itu sendiri. Menurut Isjoni, Islam sebagai agama telah memberikan pengaruh besar terhadap konsep-konsep nilai dan etik bagi masyarakat Melayu. Konsep kebaikan misalnya, konsep dasar tradisi Melayu tentang kebaikan nampaknya sama dengan paham “Kantian” mengenai keadilan. Apa yang baik bukanlah apa yang menyenangkan, tetapi apa yang layak. Apa yang layak menurut pola pikir masyarakat Melayu terletak pada kode etik agama Islam yang ketat dan padat adat.  

3. Karya-karya

Sebagai sosok intelektual dan pendidik, Isjoni telah melahirkan beberapa karya berupa buku dengan berbagai kajian seperti sosial budaya, sejarah, dan pendidikan, di antaranya:

  1. H. Ishaq Shah, Riwayat Hidup dan Perjuangannya, diterbitkan oleh Unri Press (tahun 2002).
  2. Orang Melayu : Sejarah, Sistem, Norma dan Nilai, diterbitkan oleh Unri Press (tahun 2002).
  3. Masyarakat dan Masalah Sosial, diterbitkan oleh Unri Press (tahun 2002).
  4. Masyarakat dan Perubahan Sosial, diterbitkan oleh Unri Press (tahun 2002).
  5. Mengajar Efektif, diterbitkan oleh Unri Press (tahun 2002).
  6. Sejarah Kebudayaan Indonesia, diterbitkan oleh Unri Press (tahun 2002).
  7. Komunitas Adat Terpencil, diterbitkan oleh Unri Press (tahun 2002).
  8. Otonomisasi Pendidikan Riau, diterbitkan oleh Unri Press (tahun 2003).
  9. Filsafat dan Sistem Pendidikan, diterbitkan oleh Unri Press (tahun 2003).
  10. Evaluasi Mengajar, diterbitkan oleh Unri Press (tahun 2003).
  11. Paradigma Baru Menjadi Bangsa Maju, diterbitkan oleh Unri Press.
  12. Peranan Guru dan Kemajuan Sekolah, diterbitkan oleh Unri Press.
  13. Dan lain-lain.

Selain karya-karya tersebut di atas, Isjoni juga memiliki karya-karya lain dalam bentuk artikel, yaitu:

  1. Penegakkan Aturan Dan Kriteria dalam Kaitannya dengan Rekrutmen Guru dan Kepala Sekolah di Propinsi Riau (19 Januari 2007).
  2. Model Pembelajaran Yang Efektif (19 Januari 2007).
  3. Pendidikan Anak Usia Dini (19 Januari 2007).
  4. Masalah dan Solusi Pendidikan di Raiu.
  5. Masalah Dan Solusi Pendidikan Di Riau
  6. Kemajemukan Masyarakat Pekanbaru Dalam Mewujudkan Pekanbaru Sebagai Pusat Pendidikan Melayu .
  7. Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan.  

4. Penghargaan

Dalam proses pengumpulan data

Website pribadi : www.isjoni.net
Dibaca : 7.504 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password