Senin, 27 Maret 2017   |   Tsulasa', 28 Jum. Akhir 1438 H
Pengunjung Online : 3.756
Hari ini : 9.069
Kemarin : 113.319
Minggu kemarin : 301.775
Bulan kemarin : 4.019.095
Anda pengunjung ke 102.005.545
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Tokoh Melayu

Christine Hakim

a:3:{s:3:

1. Riwayat Hidup

Herlina Christine Natalia Hakim (Aktris & Produser Film), dilahirkan pada tanggal 25 Desember 1956 di Kuala Tungkal, Jambi. Ia adalah anak kelima dari enam bersaudara. Ayahnya, Syarif Hakim Tahar, berdarah Aceh-Banten, dan Ibunya berdarah campuran Libanon-Jawa. Jika mendengar namanya, banyak orang yang salah duga, sebab ia lahir dalam keluarga muslim dan ia adalah seorang muslimah yang sudah bergelar hajjah. Ia menyandang nama itu sebab lahir bertepatan pada 25 Desember yaitu persis hari natal yang oleh kaum kristiani diperingati sebagai hari lahir Jesus Kristus.

Pendidikan yang pernah ditempuh Christine Hakim yaitu dari SD Pejompongan, Jakarta  (tahun 1968), SLTP St. Theresia, Jakarta  (tahun 1971), SMA VI, Jakarta (tahun 1974). Karirnya dimulai sebagai fotomodel dan peragawati. Beruntunglah Christine, karena sang ayah sangat mendukung ambisinya. Didikan keluarga yang keras membuatnya bersikap profesional dan ditopang bakatnya yang besar. Setelah itu, ia terjun ke dalam dunia film. Film pertamanya adalah Cinta Pertama (1973) dan di sini ia langsung mendapat kepercayaan sebagai pemeran utama dari sutradara Teguh Karya. Dalam film ini, karena kemampuan aktingnya ditampilkan secara maksimal sehingga langsung menyabet Piala Citra. Piala Citra kedua (tahun 1977), ia sabet lewat Sesuatu yang Indah, film garapan Wim Umboh. Antara 1979 dan 1988, Christine membintangi delapan film. Tiga di antaranya, Di Balik Kelambu, Kerikil-Kerikil Tajam, dan Tjoet Nya‘ Dhien membuahkan Piala Citra. Ketiganya juga di bawah para sutradara ternama – masing-masing Teguh Karya, Sjumandjaja, dan Eros Djarot.

Kini, nama Christine Hakim semakin menggelobal dan sebagai aktris yang sudah mendunia. Sebagai aktris dan produser film, ia telah mengukir berbagai prestasi internasional yaitu antara lain: seabgai anggota Dewan Juri Festival Film International di Shanghai Festival Film (1985), Tokyo Film Festival (1990), Hawaii Film Festival (1991), Asia Fasific Film Festival di Australia (1994), Singapore Film Festival dan Asia Pasific Film Festival di Jakarta (1995), Fukuoka Asian Film Festival, Ketua Juri South East Asian Bicnalle Film Festival di Cambodia (1997), Rotterdam International Film Festival (1998), dan Pusan International Film Festival (1999). Selain itu, Christine juga sering diundang sebagai pembicara dalam simposium internasional, seperti: Kanagawa Film Festivaldi Jepang, Hawaii International Film Festival di Hawaii (1991), Women‘s Film Festival di Kyoto, Jepang (1994. Emergencies Discovering The New Generation of Asian Women Filmmakers di Melbourne International Film Festival (2002).

2. Pemikiran

(Dalam proses pengumpulan data)

3. Karya-karya

Sebagai seorang aktris dan produser film, Christine Hakim telah melahirkan beberapa karya dengan membintangi beberapa film dan mini seri, yaitu:

  1. Cinta Pertama
  2. Sesuatu yang indah
  3. Pengemis dan Tukang Becak
  4. Kerikil-Kerikil Tajam
  5. Di balik Kelambu
  6. Tjoet Nya‘ Dhien
  7. Kawin Lari
  8. Daun Di atas Bantal
  9. Nemuru Toko (Sleeping Man)
  10. Tropic of Emerald
  11. Pasir Berbisik
  12. Bukan Perempuan Biasa (Mini Seri).
  13. Tiga Orang Perempuan (Mini Seri).

Selain itu, Chsritine Hakim juga pernah memproduksi film sendiri, yaitu:

  1. Daun Di Atas Bantal (1998)
  2. Pasir Berbisik (2001)

4. Penghargaan

Atas kiprahnya di dunia perfilman, Christine Hakim telah dianugerahi beberapa penghargaan yaitu:

  • Piala Citra FFI, sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik, dalam film Cinta Pertama (tahun 1974).
  • Piala Citra FFI, sebagai Pemeran Wanita Terbaik dalam film Sesuatu Yang Indah (tahun 1977).
  • Piala Citra FFI, sebagai Pemeran Wanita Terbaik dalam film Pengemis dan Tukang Becak, (tahun 1979).
  • Piala Citra, sebagai Pemeran Wanita Terbaik dalam film Kerikil-Kerikil Tajam (tahun 1985).
  • Piala Citra FFI, sebagai Pemeran Wanita Terbaik dalam film Di Balik Kelambu.
  • Piala Citra FFI, sebagai Pemeran Wanita Terbaik dalam film Tjoet Nya‘ Dhien (tahun 1998).
  • The Best Actress dalam Festival Film Asia di Taipei, Taiwan, melalui film Daun di Atas Bantal (tahun 2000).
  • Satyalancana Wira Karya (Keppres No. 006/KT/Th.1999).
  • Bintang Budaya Parama Dharma (Keppres No.052/KT/Tahun 2003, Tanggal 12 Agustus 2003).
Kredit foto :
www.kapanlagi.com

Dibaca : 7.043 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password