Yang perlu diteliti lebih lanjut tentang Tanjungpura, Sukadana-Tanjungpura, Matan-Tanjungpura, Matan-Simpang dan Matan Kayong adalah mengenai periodisasi dan tahun-tahunnya, karena memang tanpa bukti tertulis yang kuat, terkadang sering timbul banyak overlapping data sehingga periodisasi dan tahun-tahunnya membingungkan. Semisal sejak kedatangan Prabu Jaya menikah dengan Junjung Buih terus mendirikan Tanjungpura, kemudian perpindahan dari Negeri Baru ke Sukadana, maupun perpindahan ke Matan ke Simpang, Indralaya dan Martalaya hingga ke Muliakerta. Banyak tahun-tahun dan pemerintahan raja-raja yang overlapping sehingga membingungkan mana yang lebih dulu memerintah.
Sebenarnya ada satu buku yang cukup komplit menceritakan tentang sejarah kerajaan-kerajaan di Kalbar yakni buku JU. Lontaan itu, yang juga menceritakan keterkaitan antara berbaga kerajaan di Kalbar. Meskipun begitu kajian dan penelitian lebih mendalam perlu tetap dilakukan.
Bravo dech!
19 Apr 2010.Roy Hendri Jasari Sianipar
dari dulu yang buat Indonesia neh hancur ya orang Indonesia sendiri..
Biasalah gara2 berebut kekuasaan ,makanya mudah diadu domba...
entah kapan berubah sifat bangsa ini...
22 Jul 2010.ilyas
mungkin perlu dicari titik temu dan penjelasan kapan berdirinya kota ketapang atau kalau perlu diceritakan pula tentang tokoh-tokoh agama penyebar Islam di Ketapang serta asal usul orang melayu yang ada di kabupaten ketapang, oke deh klo gian....
14 Aug 2011.Nugra Sius
tulisan ini terputus dari mulai tanjungpura tanpa menceritakan pra tanjung pura, seperti membesarkan nama majaphit. apakah kerajaan yg diserang tanjungpura ? untuk apa majapahit datang mendirikan jika tidak ada yg diserangnya, kerajaan dayak mungkin. bajak laut lanon yg dimaksud adalah bajak laut dayak Iban, pelaut handal yg juga ditakuti Eropa ketika awal datang ke nusantara.