17 juni 2015 07:07
Pengantar Sejarah Patani
Judul Buku
| : | Pengantar Sejarah Patani |
Penulis
| : | Ahmad Fathy Al Fatani |
| Penerbit | :
| Pustaka Darussalam, Alor Star Malaysia |
Cetakan
| :
| Pertama, 1994 |
Tebal
| :
| xiv + 234 Halaman |
Ukuran
| :
| 14 cm x 20 cm. |
Buku Pengantar Sejarah Patani ini ditulis dengan rentang waktu yang cukup lama. Juga bermaksud sebagai pemenuhan keperluan generasi muda di Patani maupun diluar Patani yang telah mulai terputus dengan dunia Melayunya. Hal itu terjadi dikarenakan saat ini Patani telah berada di bawah pengaruh Siam/Thailand dan hidup dalam acuan budayanya, baik dari segi bahasa, tulisan, nama dan lain sebagainya.
Patani yang dimaksudkan di dalam buku ini bukanlah wilayah atau “Changwad Pattani” yang terdapat pada peta Negara Thailand saat ini. Melainkan kepada sebuah negeri yang luas meliputi wilayah Narathiwat, Yala dan sebagian Songkhla. Negeri Patani memiliki sejarah yang panjang dan lebih lama dari sejarah kerajaan di semenanjung seperti Malaka, Johor, Selangor dan lain-lain.
Sejarah lama Patani merujuk kepada kerajaan Melayu tua pengaruh India, Langkasuka. Seorang ahli kajian sejarah Madakakul berpendapat bahwa Langkasuka terletak di Patani, pendapat tersebut juga di kemukakan Prof. Zainal Abidin Wahid, Mubin Shepard, Prof. Hall dan Prof. Paul Wheatly. Menurut mereka Kerajaan Patani merupakan penerus Langkasuka.
Kerajaan Melayu Patani kini seakan hilang dan dilupakan begitu saja. Banyak generasi muda Melayu Patani yang tidak mengenal dan mengetahui sejarah Melayu Patani.
Buku ini terdiri dari beberapa bagian, seluruh bagian-bagian tersebut digabungkan menjadi satu demi terbitnya buku ini. Bagian-bagian tersebut terdiri dari nota-nota catatan sejarah yang diajarkan di salah satu sekolah swasta. Terdapat pula tulisan-tulisan penulis yang dahulu pernah diterbitkan di dalam majalah untuk mengisi rubrik pengantar sejarah Patani. Walaupun belum selesai secara keseluruhan ketika diterbitkan di dalam majalah, Ahmad Fathy Al Fatani akhirnya menyelesaikan tulisan-tulisan sejarahnya demi terbitnya buku Pengantar sejarah Patani ini.
Buku ini diharapkan akan dapat menghilangkan gambaran bahwa tidak ada negeri Melayu yang bernama Patani yang kini melakat kuat pada generasi muda patani. (OS Koto/Res/27/06-2015)
Read : 1.068 time(s).