Senin, 8 Juni 2026   |   Tsulasa', 22 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 831
Kemarin : 24.704
Minggu kemarin : 227.151
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Resensi Buku



17 juni 2015 07:07

Pengantar Sejarah Patani

Judul Buku
:
Pengantar Sejarah Patani
Penulis
:
Ahmad Fathy Al Fatani
Penerbit:
Pustaka Darussalam, Alor Star Malaysia
Cetakan
:
Pertama, 1994
Tebal
:
xiv + 234 Halaman
Ukuran
:
14 cm x  20 cm.

Buku Pengantar Sejarah Patani ini ditulis dengan rentang waktu yang cukup lama. Juga bermaksud sebagai pemenuhan keperluan generasi muda di Patani maupun diluar Patani yang telah mulai terputus dengan dunia Melayunya. Hal itu terjadi dikarenakan saat ini Patani telah berada di bawah pengaruh Siam/Thailand dan hidup dalam acuan budayanya, baik dari segi bahasa, tulisan, nama dan lain sebagainya.

Patani yang dimaksudkan di dalam buku ini bukanlah wilayah atau “Changwad Pattani” yang terdapat pada peta Negara Thailand saat ini. Melainkan kepada sebuah negeri yang luas meliputi wilayah Narathiwat, Yala dan sebagian Songkhla. Negeri Patani memiliki sejarah yang panjang dan lebih lama dari sejarah kerajaan di semenanjung seperti Malaka, Johor, Selangor dan lain-lain.

Sejarah lama Patani merujuk kepada kerajaan Melayu tua pengaruh India, Langkasuka. Seorang ahli kajian sejarah Madakakul berpendapat bahwa Langkasuka terletak di Patani, pendapat tersebut juga di kemukakan Prof. Zainal Abidin Wahid, Mubin Shepard, Prof. Hall dan Prof. Paul Wheatly. Menurut mereka Kerajaan Patani merupakan penerus Langkasuka.

Kerajaan Melayu Patani kini seakan hilang dan dilupakan begitu saja. Banyak generasi muda Melayu Patani yang tidak mengenal dan mengetahui sejarah Melayu Patani.

Buku ini terdiri dari beberapa bagian, seluruh bagian-bagian tersebut digabungkan menjadi satu demi terbitnya buku ini. Bagian-bagian tersebut terdiri dari nota-nota catatan sejarah yang diajarkan di salah satu sekolah swasta. Terdapat pula tulisan-tulisan penulis yang dahulu pernah diterbitkan di dalam majalah untuk mengisi rubrik pengantar sejarah Patani. Walaupun belum selesai secara keseluruhan ketika diterbitkan di dalam majalah, Ahmad Fathy Al Fatani akhirnya menyelesaikan tulisan-tulisan sejarahnya demi terbitnya buku Pengantar sejarah Patani ini.

Buku ini diharapkan akan dapat menghilangkan gambaran bahwa tidak ada negeri Melayu yang bernama Patani yang kini melakat kuat pada generasi muda patani. (OS Koto/Res/27/06-2015)

Dibaca : 1.067 kali.
20 oktober 2016 07:07

Kerajinan Tenun Daerah Riau

05 oktober 2016 07:07

Permainan Rakyat Kabupaten Kuantan Singingi