Senin, 26 Juni 2017   |   Tsulasa', 1 Syawal 1438 H
Pengunjung Online : 2.785
Hari ini : 38.650
Kemarin : 33.803
Minggu kemarin : 557.755
Bulan kemarin : 7.570.538
Anda pengunjung ke 102.686.082
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Tentang kami

Kru MelayuOnline.com


Struktur Organisasi MelayuOnline.com

Penggagas, Pendiri dan Pimpinan Umum
: Mahyudin Al Mudra, S.H., M.M.
Konsultan :
Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa-Putra (UGM)


Prof. Dr. Sjafri Sairin, MA (UGM)


Prof. Dr. Hari Poerwanto (UGM)


Dr. Aris Arif Mundayat (UGM)


Prof. Dr. Muhammad Haji Salleh (USM, Malaysia)


Prof. Dr. Ding Choo Ming (UKM, Malaysia)


Prof. Dr. Syed Farid Alatas (NUS, Singapore)


Dr. Hj. Mohd Sharifudin Yusop (UPM, Malaysia)


Dr. Minako Sakai (UNSW, Australia)


Prof.Dr. Awang Hasmadi Mois (UBD, Brunei)
Humas
: Yuhastina Sinaro, SST. Par., MA.
Pimpinan Redaksi :
Mahyudin Al Mudra, S.H., M.M.
Staf Redaksi : Iswara Noor Raditya Akbar


Yuhastina Sinaro, SST. Par, MA.


Samsuni, S.Th.I., M.A.


Tunggul Tauladan, S.S.


Mahyudin Al Mudra, S.H., M.M.


Mujibur Rohman


Yusuf Efendi
Programmer : Wahyu Widodo, S.Kom.


Muhammad Ali
Konsultan Web Desain : ‘Ong‘ Hariwahyu
Konsultan IT : Hendra Sk
Web Desainer :
Harun Rasyid
Perpustakaan : Agus Najib, S.Ag.


Mahyudin Al Mudra SH., MM., adalah Pendiri dan Pemangku Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (ditubuhkan pada 4 Juli 2003), sekaligus Pemimpin Umum MelayuOnline.com (ditubuhkan 1 Muharam 1428 / 20 Januari 2007), dan wisatamelayu.com (ditubuhkan 01 Muharam 1429 / 10 Januari 2008) serta rajaalihaji.com (ditubuhkan 12 Rab‘ul Awal 1429 / 20 Maret 2008) Penubuhan portal-portal (pangkalan data) Melayu tersebut merupakan refleksi kecintaannya yang dalam pada budaya Melayu; kecintaan yang tak pernah lekang oleh panas dan tak lapuk oleh hujan. Dalam ingatan tak ada jarak, karena itu, walaupun ia telah berpuluh-puluh tahun meninggalkan tanah kelahirannya dan hidup di jantung kebudayaan Jawa, Yogyakarta, ia tidak pernah kehilangan sense terhadap kebudayaan Melayu. Pria yang lahir di Parit 11 Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau, Indonesia pada tanggal 4 Juli 1958 ini, merampungkan pendidikan S1 Fakultas Hukum dan S2 Magister Management dari Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Ia juga sempat mengenyam studi banding Vocational Training selama 3 bulan di New York, Washington, Baltimore dan Virginia atas undangan dan biaya The United States Information Agency (USIA) bidang International Visitor. Ia juga sempat kuliah di Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Saat ini, ia sedang menempuh studi lanjut pada Program Pascasarjana UGM jurusan Antropologi Budaya.

Selain aktifitas di atas, Mahyudin Al Mudra juga mengelola beberapa penerbit yang tergabung dalam Penerbit AdiCita Group. Kesungguhan dan keseriusannya dalam mengolah buku telah menghasilkan beberapa penghargaan, di antaranya Adikarya IKAPI Award selama lima tahun berturut-turut dan KEHATI Award yang diserahkan langsung oleh Presiden Megawati Soekarno Putri. Aktifitasnya dalam bidang kebudayaan juga telah mendapat pengakuan dari berbagai pihak. Pada 17 November 2003, ia memperoleh Anugerah Sagang (Sagang Award) di Pekanbaru, Riau, atas kesungguhannya ikut melestarikan dan mengembangkan warisan budaya Melayu melalui penerbitan buku-buku Melayu; pada 7 Desember 2004, ia menerima "Anugerah Kebudayaan" dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia yang disampaikan oleh Menteri Jero Wacik. Pada tanggal 12 Oktober 2008 lembaga yang di pimpinnya (Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu / BKPBM) kembali memperoleh Anugerah Sagang 2008 untuk kategori Anugerah Serantau Pilihan Sagang. Pada tanggal 29 Mei 2009, Mahyudin Al Mudra menerima Anugerah Gelar "Tokoh Pemersatu Melayu Serantau" dari Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS) di Ketapang, Kalimantan Barat.

Pada hari Senin tanggal  27 Juli 2009, Mahyudin Al Mudra  memperoleh anugerah Gelar Adat "Datuk Cendekia Hikmatullah" dari Kesultanan Serdang, yang diberikan  oleh Sri Paduka Duli YM Tuanku Luckman Sinar Basarshah II Al Haj dalam Perhelatan Agung II Adat Kesultanan Serdang, di Medan, Sumatra Utara, Indonesia

Selanjutnya pada hari Rabu tanggal 10 Februari 2010, Atas Kehendak Baginda Pangeran Ratu Mulawangsa - Dr.Ir. Mardan Adijaya Kesuma Ibrahim, M.Sc Raja (Panembahan XIII) dari Kerajaan Mempawah, Mahyudin Al Mudra juga mendapat Penganugerahan Darjah Kebesaran Kerajaan Amantubillah, Gelar Adat "Yang Mulia Seri Setia Amantubillah Dato’ Sri Astana", di Kraton Amantubillah, Mempawah, Kalimantan Barat, Indonesia.

Saat ini ia aktif menghadiri berbagai seminar budaya (khususnya budaya Melayu) baik sebagai peserta maupun sebagai pemakalah di dalam maupun di luar negeri.


* * *

 

Yuhastina ‘Naina‘ Sinaro, SST.Par, MA, itulah nama gadis cantik keturunan Minang yang sangat menyukai warna pink ini. Garis keturunannya memang dari Minang, namun ia sendiri dibesarkan di Pulau Jawa dan Bali. Jebolan Universitas Udayana Bali jurusan pariwisata  dan Universitas Gajah Mada jurusan Antropologi Budaya. Sejak belajar di Fakultas Ilmu Budaya, UGM dan kemudian terlibat aktif di MelayuOnline.com, ia semakin memahami aneka ragam budaya  yang tersebar di kawasan Nusantara. Sehari-hari, gadis yang pernah bekerja selama beberapa tahun di negeri jiran Singapura dan Malaysia ini bertugas sebagai Public Relations Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM), lembaga tempat bernaung MelayuOnline.com. Selain itu ia juga mengasuh rubrik Kuliner Melayu.


* * *


Pria kelahiran Soppeng (Kota Kalong), Sulawesi Selatan ini akrab dipanggil Sam. Nama lengkapnya Samsuni, S.Th.I., M.A. Ia bergabung dengan Melayuonline sejak tanggal 5 Januari 2007. Pria Bugis yang mengaku cicit Raja Ali Haji ini merupakan redaktur Sastra khususnya rubrik Cerita Rakyat Melayu di MelayuOnline dan sangat bangga bisa ikut bergabung di MelayuOnline. Pendidikan strata satu ia rampungkan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Setelah itu, ia melanjutkan studi di Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, jurusan Antropologi Budaya. Saat ini ia dalam tahap akhir penyelesaian tesisnya yang mengambil tema tentang kehidupan nelayan.


* * *


Yusuf Efendi, lahir di Madiun,  Jawa Timur. Lulus S1 Psikologi di Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta (2003) dan S2 Antropologi di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (2006). Saat ini tinggal di Yogyakarta dan bekerja di www.melayuonline.com sejak 10 November 2009, sebagai  redaktur  budaya melayu.







 
* * *


Iswara N. Raditya, Lelaki kelahiran Yogyakarta 31 Maret 1984 ini menekuni dunia jurnalistik kampus sejak 2002 ketika bergabung dengan Lembaga Pers Mahasiswa Ekspresi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Hingga tahun 2006 bergiat menerbitkan buku dan media bersama sejumlah komunitas. Beberapakali mengikuti seminar nasional jurnalistik dan sejarah, termasuk Seminar Nasional Jurnalisme Advokasi di Yogyakarta pada 2005 dan Seminar Nasional Sejarah di Bali pada 2004. Sedari awal 2007 sampai akhir 2008 mulai menyuntuki aktivitas sebagai peneliti sejarah serta turut terlibat dalam proyek penerbitan hasil riset sejarah dan pers Indonesia. Bergabung dengan www.MelayuOnline.com sejak April 2009. Latar belakang akademis, masih tercatat sebagai mahasiswa program studi Ilmu Sejarah UNY tingkat akhir, menjadi modal baginya untuk ikut berkhidmat di Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM) sebagai redaktur sejarah dan redaktur berita versi bahasa Indonesia di www.MelayuOnline.com dan www.WisataMelayu.com.

 

* * *

Tunggul Tauladan, lahir di Yogyakarta, 13 September 1982. Pernah bekerja di Indonesia Boekoe (2006-2008) sebagai penulis dan editor sejumlah buku dengan tema sejarah, politik, dan pers. Terlibat penulisan di beberapa buku, antara lain: Tanah Air Bahasa (Indonesia Boekoe, 2007) dan Seabad Pers Kebangsaan (Indonesia Boekoe, 2008). Sempat menjadi editor buku: Dia.Ri: Seratus Tokoh Politik di Jalur Parlementer (Indonesia Boekoe, 2008), Almanak Abad Partai Indonesia (Indonesia Boekoe, 2008), dan Kronik Seabad Kebangkitan Nasional 1908-2008 (Indonesia Boekoe, 2008). Kini, pria yang menamatkan pendidikan S1 Ilmu Sejarah, Universitas Negeri Yogyakarta pada 2006 ini, bekerja sebagai redaktur budaya, tokoh dan peneliti di MelayuOnline.com.


* * *

Wahyu Widodo, S.Kom., sosok yang akrab di panggil Wiwit ini merupakan pria  kelahiran Purworejo, Jawa Tengah. Kalem, baik hati, tidak sombong, dan suka menabung adalah ciri–cirinya. Menyelesaikan studi S1 Teknik Informatika di STMIKEl Rahma Yogyakarta  pada bulan Oktober 2008. Kecintaannya dengan dunia pemrograman web database mengantarkannya menjadi salah satu web developer di Balai Kajian dan Pengembangan Budaya melayu (BKPBM) sejak September 2009. Selain memahami dunia IT, pria ini juga menekuni olahraga beladiri yaitu taekwondo. Pernah menjadi pelatih taekwondo di STMIK Akakom, STTA, SMK Penerbangan, dan juga melatih pasukan khas (paskhas) TNI AU Adisucipto Yogyakarta. Bagi yang ingin berkenalan lebih jauh silahkan add di ym: wahyu_elrahma.



* * *
 


Agus Najib, S.Ag., demikian nama lengkap pria asal Tuban, Jawa Timur ini. Beberapa saat setelah menyelesaikan studi S1 di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, ia bergabung dengan Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM) pada September 2005. Sehari-hari, ia merupakan penanggung jawab berbagai koleksi yang ada di BKPBM, termasuk koleksi Perpustakaan MelayuOnline.





* * *


Pemuda asli Yogyakarta kelahiran Ambon ini bernama Muhammad Ali. Mulai bergabung di Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (lembaga yang menaungi MelayuOnline) sejak 12 Desember 2005. Kehadiran anak muda penggemar sepak bola ini sangat penting dalam menunjang aktifitas di Melayuonline. Tanpa seduhan teh dan kopinya, mungkin setiap tulisan akan selesai lebih lama, mengingat kantuk terkadang tak bisa ditolak, namun bantal tak boleh diraih. Solusi terbaik: teh dan kopi panas buatan Ali, disertai aneka gorengan kaki lima khas Yogyakarta.

Begitu juga dengan proses pengumpulan data dan artikel-artikel berkualitas, semuanya tidak luput dari peran pemuda bertubuh ramping ini. Setiap hari, dengan tekun, Ali mengumpulkan buku-buku, jurnal-jurnal, majalah dan surat kabar untuk membantu pengayaan data para redaktur. Terkadang ia tampak begitu sibuk mengetik ulang tulisan-tulisan lama tentang dunia Melayu yang sudah jarang diperhatikan orang. Tulisan-tulisan yang "usang" menjadi segar kembali di tangannya, dan dapat dibaca pengunjung setia MelayuOnline.com dari seluruh penjuru dunia.


* * *


Mujibur Rohman, lulusan S1 Sosiologi di Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, UIN Sunan Kalijaga tahun 2009. Menekuni dunia tulis-menulis sejak mahasiswa. Tahun 2007, Mujibur Rohman bergabung dengan Komunitas Rumah Poetika, sebuah komunitas penulis muda di Yogyakarta. Sejak saat itulah ia serius menjadikan menulis sebagai sandaran hidup. Karyanya berupa artikel dan puisi dipublikasikan di beberapa media di antaranya, Ibumi: Kisah-kisah dari Tanah di Bawah Pelangi (I:Boekoe, 2008), Jurnal Sosiologi Reflektif, Jurnal Selarong, Suara Pembaruan, dan Minggu Pagi. Selain menulis, Mujibur Rohman pernah menjadi editor lepas di beberapa penerbit di Yogyakarta. Sejak 1 Mei 2010, ia bergabung dengan Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu sebagai redaktur MelayuOnline.com.



*  *  *



Dibaca : 39.952 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password