Kamis, 29 Juni 2017   |   Jum'ah, 4 Syawal 1438 H
Pengunjung Online : 871
Hari ini : 588
Kemarin : 40.272
Minggu kemarin : 260.371
Bulan kemarin : 7.570.538
Anda pengunjung ke 102.728.613
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Perkamusan dan Tatabahasa Melayu

Buku pertama yang berusaha mengumpulkan kosa kata bahasa Melayu ditulis oleh orang Itali pada tahun 1522 M. Buku tersebut merupakan perintis dan pertanda telah dimulainya sebuah model baru pengembangan bahasa Melayu yaitu melalui perkamusan.

Jejak Pifagetta diikuti oleh seorang saudagar Belanda, F de Houtman. Orang Belanda ini adalah satu dari sekian ‘pengikut’ Pifagetta yang sukses. Buku Houtman yang berisi percakapan bahasa Melayu dicetak berulang-kali dalam beberapa edisi sejak pertama kali diterbitkan tahun 1603.

Meskipun sama-sama berisi kosa kata bahasa Melayu, buku Houtman agak berbeda dari kamus yang ditulis oleh pendahulunya. Paling tidak, kata-kata yang ditulis sudah dituangkan dalam bentuk percakapan. Aspek-aspek bahasa yang lain ikut terekam seperti struktur bahasa, aspek sosiolinguistik maupun sosiokultural.

Setidaknya dua buku tersebutlah yang menjadi tonggak sejarah perkamusan dan buku tatabahasa Melayu. Bagaimanakah perjalanan kamus dan tatabahasa Melayu selanjutnya...? Mari kita telusuri bersama-sama. (SR/bhs/20/07-07)

Dibaca : 13.184 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password