Selasa, 28 Maret 2017   |   Arbia', 29 Jum. Akhir 1438 H
Pengunjung Online : 3.095
Hari ini : 5.336
Kemarin : 108.208
Minggu kemarin : 301.775
Bulan kemarin : 4.019.095
Anda pengunjung ke 102.010.071
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Bahasa Melayu Dialek Brunei

1. Pengantar

Bahasa Melayu dialek Brunei merupakan salah satu bahasa Melayu dialek pesisir yang terdapat di pulau Kalimantan atau Borneo, tepatnya di Kalimantan bagian utara, sehingga Chuchu (2003) menyebutnya sebagai salah satu dialek Melayu Teluk Brunei. Bahasa Melayu dialek Brunei ini menurunkan ragam Kampong Ayer dan beberapa ragam dialek lainnya.  

2. Tabel

Kode ISO

639-3: kxd

Jumlah Penutur

250,000 (SIL, 1984) dari total 304,000 penduduk yang ada.

Wilayah

Bahasa Melayu Brunei dituturkan di ibukota Brunei sendiri, di Brunei-Muara dan di sepanjang garis pantai. Dialek Kedayan digunakan di Brunei Barat-distrik Muara. Bahasa Melayu Brunei juga dituturkan di Sabah (Malaysia).

Nama lain  

Brunei-Kadaian, Orang Bukit.

Dialek-dialek

Melayu Brunei, Kedayan (Kadaian, Kadayan, Kadian, Kadien, Kadyan, Karayan, Kedyan, Kedien. Kerayan), dialek Kampong Ayer. Brunei, Kadayan, dan Kampong Ayer memiliki kemiripan leksikal antara 94% sampai 95%, dan antara 80% sampai 82% bila dibandingkan dengan Melayu Baku.

Klasifikasi Rumpun

Austronesia, Melayu-Polinesia, Malayik, Malayan, Melayu Lokal

3. Daerah Sebar Tutur

Secara de fakto bahasa Melayu Brunei merupakan bahasa nasional di negara Brunei Darussalam. Bahasa Melayu Brunei secara khusus digunakan di Bandar Seri Begawan dan sekitarnya, di daerah Brunei Muara, di kawasan pinggir pantai dan sepanjang aliran sungai Brunei.

Kaum terpelajar, baik dari kalangan anak muda maupun yang sudah berusia lanjut, menggunakan bahasa ini untuk berkomunikasi, khususnya apabila mereka berasal dari dialek atau bahasa yang berbeda dengan mitra tutur. Semua usia bisa menggunakannya dalam bertutur. Selain berbahasa Melayu Brunei, para penuturnya juga bisa menggunakan Melayu Baku.

4. Fonologi Sederhana

Vokal [ə] tidak terdapat dalam bahasa Melayu Brunei, biasanya fonem /ə/ dalam bahasa Melayu Standar berkorespondensi dengan fonem /a/ dalam bahasa Melayu dialek Brunei dengan semua varian-variannya. Dengan demikian, dalam bahasa Melayu Brunei hanya terdapat tiga fonem vokal yaitu /i, u/ dan /a/.

Untuk konsonan, bahasa Melayu dialek Brunei hanya menggunakan 18 konsonan, atau kurang satu dari jumlah konsonan yang digunakan oleh bahasa Melayu Standar. Pada umumnya glotal tidak ditemukan dalam bahasa Melayu dialek Brunei (Chuchu, 2003).

Berikut realisasi fonem-fonem tersebut dalam kata pada dialek Brunei ragam Kampong Ayer:

Fonem

Kata

Makna

 

 

 

/b/

buyung

‘burung‘

/p/

payut

‘perut‘

/m/

mulut

‘mulut‘

/d/

datang

‘datang‘

/t/

tangan

‘tangan‘

/n/

nipis

‘tipis‘

/j/

jalan

‘jalan‘

/c/

(men)cium

‘mencium‘

/ñ/

panjang

‘panjang‘

/g/

guyuh

‘guruh‘

/k/

kamah

‘kotor‘

/ŋ/

tulang

‘tulang‘

/s/

pasiy

pasir‘

/l/

lihir

‘leher‘

/r/

---

---

/w/

awan

‘awan‘

/y/

sayap

‘sayap‘

/h/

dahan

‘dahan‘

/?/

kayu(?)

‘kayu‘

/i/

tiduy

‘tidur‘

/e/

---

---

/a/

dayah

‘darah‘

/e/

---

---

/o/

---

---

/u/

bulan

‘bulan‘

Catatan: Untuk ragam Kampong Ayer, fonem /r/ dalam bahasa Melayu Standar direalisasikan dengan fonem /y/.

5. Contoh Kalimat (The Example of Use)

Bahasa Melayu Brunei biasa menggunakan pola urutan VSO di samping pola SVO yang biasa digunakan dalam pola urutan Melayu Standar. Bahkan hal ini merupakan suatu kekhasan tersendiri bagi bahasa Melayu Brunei. Di bawah ini adalah contohnya:

mambali

aku

baju

kamija

membeli

aku

baju

kemeja

V

S

O

 

‘aku membeli baju kemeja‘

 

mambali

ku

inggin

jait

membeli

aku

mesin

jahit

V

S

O

 

‘aku membeli mesin jahit‘

 

balaki

ku

urang

Kadayan

bersuamikan

ku

orang

Kadayan

V

S

O

 

‘aku bersuamikan orang Kadayan‘

(SR/bhs/36/07-07) 

Sumber :

  • Chuchu, Jaludin. 2003. Dialek Melayu Brunei dalam Salasilah Bahasa Melayu Purba. Bangi: Penerbit Universiti Kebangsaan Malaysia.
  • Poedjosoedarmo, Soepomo.tt. Unsur Lama dalam Tatabahasa Dialek Melayu Brunei. Brunei Darussalam: Akademi Pengajian Brunei Universitas Brunei Darussalam.  
  • www.ethnologue.com
Dibaca : 16.305 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password