Selasa, 21 Oktober 2014   |   Arbia', 26 Dzulhijah 1435 H
Pengunjung Online : 1.748
Hari ini : 11.583
Kemarin : 20.089
Minggu kemarin : 174.811
Bulan kemarin : 802.699
Anda pengunjung ke 97.251.979
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Dialek Melayu Riau Kepulauan

1. Pengantar

Dialek Melayu Riau kepulauan adalah salah satu dialek Melayu yang dituturkan di provinsi Riau dan Kepulauan Riau, Indonesia. Penuturnya cukup banyak, yaitu sekitar 2,000,000 penutur (SIL). Yakni daerah pesisir provinsi Riau dan hampir semua wilayah provinsi Kepulauan Riau yang merupakan gugusan pulau-pulau kecil di perairan Selat Malaka.

Berikut tabel terperinci mengenai dialek Melayu Riau Kepulauan ini.

2. Tabel Pendukung

Kode ISO

 639-3: mly

Jumlah Penutur

 2,000,000. (SIL)

Wilayah

Dituturkan di provinsi Riau daerah kepulauan dan pesisir. Provinsi Kepulauan Riau yang merupakan pecahan dari provinsi Riau juga menjadi kawasan tutur dialek Melayu ini.

Nama lain  

Melaju, Bahasa Melayu, Bahasa Malayu, Melayu Standar, Dialek Melayu Riau pesisir.

Subdialek

Melayu Riau-Lingga, Melayu Johor.

Klasifikasi Rumpun

Austronesia, Melayu-Polinesia, Malayik, Malayan, Melayu Lokal, Melayu Riau

3. Daerah Sebar Tutur

Dialek Melayu Riau Kepulauan ini tersebar di beberapa kabupaten di provinsi Riau dan provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Kabupaten-kabupaten yang menjadi wilayah tutur dialek ini di provinsi Riau antara lain kabupaten Bengkalis, beberapa kecamatan di daerah Siak, kabupaten Rokan Hilir, sedikit wilayah kabupaten Pelalawan dan bagian pesisir kabupaten Indragiri Hilir.  

Dialek ini memiliki kedekatan dengan dialek Melayu Malaysia, antara lain pada pengucapan kata bahasa Indonesia yang berakhiran dengan vokal /a/. Dialek ini mengucapkannya sebagai /ə/ pepet. Oleh karena itu, dialek Melayu ini dikenal pula dengan nama dialek Melayu Riau-Johor. Johor adalah sebuah wilayah di Malaysia, yang juga memiliki penutur Melayu dialek ini. Riau dan Johor memiliki pertalian sejarah yang amat kuat.

4. Fonologi Sederhana

Muhadjir (2007) mengatakan bahwa ia menemukan 25 buah fonem dalam dialek (Muhadjir menyebutnya subdialek) Melayu Riau Kepulauan ini, yaitu 19 fonem konsonan dan 6 fonem vokal.

Untuk fonem konsonan, dialek ini memiliki kekhasan dengan merealisasikan konsonan getar /R/, yang dalam bahasa Indonesia diucapkan dengan getaran ujung lidah.

Untuk melihat realisasi fonem-fonem tersebut dalam kata yang sesungguhnya, mari kita perhatikan tabel berikut ini:

Fonem

Kata

Makna

 

 

 

/b/

bapak

‘bapak‘

/p/

ape

‘apa‘

/m/

masok

‘masuk‘

/d/

dari

‘dari‘

/t/

takot

‘takut‘

/n/

nenek

‘nenek‘

/j/

jareng

‘jaring‘

/c/

cari

‘cari‘

/ñ/

banyak

‘banyak‘

/g/

ganggu

‘ganggu‘

/k/

ikan

‘ikan‘

/ø/

serong

‘sering‘

/s/

atas

‘atas‘

/l/

lari

‘lari‘

/R/

rambut

‘rambut‘

/W/

bawang

‘bawang‘

/y/

bayang

‘bayang‘

/h/

mahal

‘mahal‘

/?/

burok

‘buruk‘

/i/

pring

‘piring‘

/e/

aseng

‘asing‘

/a/

anak

‘anak‘

/ə/

bile

‘bila‘

/o/

burok

‘buruk‘

/u/

baru

‘baru‘

5. Contoh Kalimat

Berikut adalah contoh pemakaian dialek Melayu Riau Kepulauan ini dalam keseharian.

na‘

makan

ta?

mau

makan

tidak

‘mau makan tidak?‘

 

ta‘

‘tidak‘

Tampak bahwa ada kata-kata yang disingkat dari dialek Melayu Standar. Seperti kata /tidak/ disingkat menjadi /ta‘/.

Contoh bahasa tulis:

 jika  ada  saya  punya  anak  salah,  sahaya tanggunglah
 jika  ada  saya  punya  anak  salah,  saya  tanggunglah

‘jika anak saya punya salah, saya siap menanggung (kesalahan) nya‘

(SR/bhs/37/07-07)    

Sumber :

  • Hamidy, UU. 1995. Kamus Antropologi Dialek Melayu Rantau Kuantan Riau. Pekanbaru: Unri Press.
  • http://www.ethnologue.com/show_language.asp?code=mly (akses tanggal 21 Juli 2007)
  • Muhajir. 2007. Tata ucap Bahasa Melayu Riau. Yogyakarta: Balai Kajian dan Pengembangan Melayu bekerjasama dengan Adicita Karya Nusa.
  • Rahman, Elmustian. 2002. Cakap-cakap Rampai Bahasa Melayu-Johor (Jilid II). Pekanbaru: Unri Press.
Dibaca : 7.726 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password