| | 001. | Walaupun perempuan hatinya berani Mau ke tengah tak takut ke tepi Dihina orang berani mati Hatinya keras menahan uji |
| 002. | Tak menurut tunjuk dan ajar Cakap menyalah lakupun kasar Dalam bergaul suka bertengkar Akhirnya badan jatuh terkapar |
| 003. | Hati tak betul akal terbalik Laku perangai tak ada yang baik Terhadap agama ingkar dan fasik Aib menimpa, melu mengindik |
| 004. | Yang pertama akalnya gila Yang kedua perangainya gila Akal gila rusak binasa Perangai gila aib menimpa |
| 005. | Hati busuk kelakuan jalang Menengok jantan matanya nyelang Nafsu besar akal pun kurang Kemana pergi dimusuhi orang |
| 006. | Hidup selalu bermanja-manja Tak mau berbeban, malas bekerja Hidup tergantung orang tua Lambat laun akan binasa |
| 007. | Keturunan mulia diri pun suci Imannya teguh menahan uji Bekerja tidak mengharap puji Lidah lembut berlapang hati |
| 008. | Budi halus lidahpun lunak Betah di rumah ilmu pun banyak Bekerja tekun tahan bersemak Ditunjuk diajar rajin menyimak |
| 009. | Menjadi bini karena adat Untung malangnya tergantung kodrat Nasib baik membawa manfaat Nasib buruk hidup melarat |
| 010. | Menjadi bini membawa tuah Hati ikhlas bermanis madah Suami dijunjung anak dipelihara Bekerja keras pantang membantah |
| 011. | Menjadi bini ia amanah Iman teguh taat ibadah Kepada keluarga kasih tercurah Suami disanjung anak dijaga |
| 012. | Bekerja keras pantang membantah Tahan bersakit mau bersusah Ditimpa cobaan hatinya tabah Dijadikan bini hidup sakinah |
| 013. | Menjadi bini ianya elok Perangai mulia rupa tak buruk Bekerja rajin tak sempat duduk Memelihara keluarga mau berteruk |
| 014. | Menjadi bini ia berfaham Dadanya lapang ilmu pun dalam Rajin bekerja tak mau diam Orang memuji luar dan dalam |
| 015. | Menjadi bini ia idaman Budi mulia dada beriman Elok manis barang kelakuan Lidah lembut bercakap sopan |
| 016. | Kepada suami penuh pengabdian Kepada anak belas kasihan Kesanak saudara berkasih-kasihan Kepada sahabat ia teladan |
| 017. | Menjadi bini ianya kaya Kaya budi ataupun harta Nasib baik elok perangainya Benasib buruk datanglah bala |
| 018. | Menjadi bini ianya patut Budinya manis lidah pun lembut Ditunjuk diajar ia mengikut Dijadikan bini tuah menyambut |
| 019. | Menjadi bini ianya rajin Bekerja sungguh tak main-main Memelihara keluarga mau berlenjin Dijadikan bini hidup terjamin |
| 020. | Menjadi bini mulia pekerti Imannya teguh marwah pun tinggi Taat setia kepada laki Dijadikan bini bercerai mati |
| 021. | Sempurna lahir dengan batinnya Sempurna akal dengan budinya Sempurna iman dengan taqwanya Dijadikan bini sempurna hidupnya |
| 022. | Menjadi bini ia teladan Elok laku sempurna iman Hidup berkeluarga berkasih-kasihan Dijadikan bini diberkahi Tuhan |