Pantun Terhadap Laki-Laki
Peran dan keberadaan laki-laki, tidak lepas dari konstruksi agama mayoritas masyarakat Melayu, yakni Islam yang menganut sistem patriarki. Di dalam pantun ini laki-laki digambarkan sebagai pihak yang memimpin sebuah keluarga dan bertanggung jawab penuh untuk melindungi anak dan istrinya. Oleh sebab itu seorang laki-laki dituntut supaya bersikap penuh kedewasaan, tidak mudah marah, tidak pengecut dantidak penakut .
- Pantun Gagah Berani.
- Pantun Tidak Pendek Akal.
- Pantun Tidak Pengecut.
- Pantun Tidak Malas Bekerja.
Dibaca : 44.810 kali.
Berikan komentar anda :