Rabu, 1 Maret 2017   |   Khamis, 2 Jum. Akhir 1438 H
Pengunjung Online : 5.323
Hari ini : 35.565
Kemarin : 57.193
Minggu kemarin : 499.799
Bulan kemarin : 4.019.095
Anda pengunjung ke 101.829.601
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Pantun Tidak Pengecut

Sifat pengecut berhubungan dengan nyali ciut dan mental penakut. Besar mulut dan hanya berani dibelakang saja terhadap apa dan siapa yang tidak disukainya. Ia hanya berani melawan kaum perempuan, anak-anak atau orang tua renta. Pengecut merupakan mental yang paling dibenci oleh orang Melayu. Lelaki yang punya mental seperti ini akan dicemooh komunitasnya.

  001.
Walaupun jantan hati pengecut
Digertak orang terkentut-kentut
Bersua musuh nyawa kebuntut
Hidup hina, mati merekot

002.Hidup selalu bimbang dan was-was
Ke laut gugup, ke darat cemas
Dalam bergaul laku tak lepas
Akhirnya mati jatuh terhempas

003.Semangat lembek hati pengecut
Tak ada lawan besarlah mulut
Bersua lawan gemetar lutut
Hidup hina mati pun hanyut

004.Sebarang kerja teragak-agak
Ilmu kurang, besarlah lagak
Bersua musuh putihlah tapak
Sampai mati hidup tak cedak

005.Beraninya hanya didalam kandang
Bila keluar tak menelap orang
Cakap besar, mulut temberang
Kemana pergi dimusuhi orang

006.Lidah bercabang hatipun busuk
Pendiriannya goyah, akalnya suntuk
Halal dan haram ia mengangguk
Akhirnya badan mati terkutuk

007.Jantannya hanya kepada rupa
Sifatnya lebih dari betina
Bercakap suka mengada-ada
Melengang lenggok aib terdedah

008.Semangat rendah badan melempeng
Kepala kosong, dada pun kering
Menengok lawan berpuntang panting
Hidup melata seperti cacing

009.Tubuhnya jantan, hatinya perempuan
Bekerja keras tidak menahan
Takut ketengah menghadapi lawan
Muda merugi, tua terlendan

010.Jantannya karena memakai seluar
Hati kecil, kepala besar
Bersua lawan masuk belukar
Akhirnya melarat badan terlantar

011.Jantannya hanya setakad baju
Jiwa pengecut, hati berbulu
Meminta-minta tiada malu
Kasihan orang yang ia tunggu

012.Sebelum bekerja besarlah lagak
Terasa berat kerja dicampak
Kepada orang suka menggertak
Bila dilawan merangkak-rangkak

013.Jantan tidak, betina berbulu
Ke tepi canggung, ketengah malu
Hendak kawin tak ada judu
Akhirnya hidup tidak menentu

014.Hati penakut semangat lemah
Takut bersakit, tak mau bersusah
Fikiran pendek dan singkat langkah
Akhirnya hidup berkeluh  kesah

015.Jantannya hanya bagai bayangan
Semangat lemah, malas berbeban
Hati kecil takutkan lawan
Kalau bercakap bagai perempuan

016.Jantanya hanya setakad bibir
Kalau bercakap bagaikan petir
Bersua lawan ketiak berlendir
Akhirnya mati tercampak ke air

017.Tak pernah jujur kepada orang
Lain dimuka, lain dibelakang
Menghitung menipu, menimbang curang
Akhirnya badan masuk ke jurang

018.Digertak orang mati menikus
Bersua lawan lari tertumus
Hidup pengecut, marwah terhapus
Kepala terinjak, tuah pun pupus

019.Ke tengah ke tepi dengan pongahnya
Bersua musuh putih mukanya
Hati pengecut, besar mulutnya
Akhirnya mati dalam aniaya

020.Semangat rendah hati penggugup
Di muka orang mulut terkatup
Di ketengahkan orang tiada sanggup
Akhirnya hidup menyusup-nyusup

021.Pertama jantan penakut laknat
Kedua jantan pengisap madat
Fikiran kotor hati berulat
Bersua lawan larinya cepat
Dibaca : 18.004 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password