Pantun untuk Meminang Gadis yang Tidak Sepadan dalam Status Sosial-Ekonomi
Pantun ini berisi ungkapan-ungkapan kehendak hati dari pihak lelaki yang ingin meminang si dara namun di antara mereka terdapat perbedaan kelas sosial-ekonomi. Pantun ini dilantunkan bila status sosial-ekonomi pihak perempuan dipandang lebih tinggi derajatnya dibandingkan pihak lelaki. Selain itu, pantun ini juga dilantunkan untuk menghormati pihak perempuan, sekaligus mencerminkan sikap kerendahan hati dari pihak lelaki.
| | 001. | Pukul gendang tiup nafri Anak keling mandi minyak Saya umpama rumput di bumi Rendah sekali pada yang banyak |
| 002. | Hilir mudik dari Dabung Singgah berhadap dari Patani Kami ini ibarat tepung Hancur ditumbuk lumat sekali |
| 003. | Kapal berlayar dari Palembang Angkat sauh putar kemudi Kami miskin bangsa pun kurang Emas perak jauh sekali |
| 004. | Banyak orang menganyam kampit Mari dibeli anak Cina Puan enggang saya pipit Takkan layak terbang sama |
Usai lantunan pantun dari pihak teruna diperdengarkan, pihak keluarga si dara akan membalas pantun tersebut dengan lantunan pantun yang berisi ungkapan bahwa perbedaan tidak menjadi masalah. Pihak keluarga si dara bahkan juga turut melantunkan pantun yang menunjukkan kerendahan hati mereka bahwa mereka tidaklah berbeda, dan perbedaan bukanlah menjadi alasan untuk tidak hidup bersama.
| | 005. | Anjung landai kemudi landai Landai mari terheret duri Tuan pandai kami pun pandai Jangan terlalu merendah diri |
| 006. | Kapal perang kapal berkait Hendak berlayar ke negeri Cina Tuan helang kami pipit Hendak terbang bilakan sama |
| 007. | Kapal berlayar menimbang arus Patah kemudi menyusur pantai Tuan laksama sutera yang halus Sama padan maka dipakai |
| 008. | Kapal perang angkat terangkit Singgah berlabuh kuala Burma Tuan enggang kami pipit Bila boleh terbang sama |
| 009. | Raden mas dalam perahu Kerbau berlaga dengan kuda Tuan emas orang pun tahu Kami tembaga mutunya muda |
| 010. | Pisang emas dimasak goyang Jatuh sebiji dalam bakul Tuan emas saya loyang Bila boleh bercampur gaul
|
Dibaca : 21.936 kali.