Selasa, 28 Februari 2017   |   Arbia', 1 Jum. Akhir 1438 H
Pengunjung Online : 4.919
Hari ini : 50.169
Kemarin : 70.200
Minggu kemarin : 233.537
Bulan kemarin : 4.156.978
Anda pengunjung ke 101.818.934
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Pantun untuk Meminang Gadis yang Tidak Sepadan dalam Status Sosial-Ekonomi

Pantun ini berisi ungkapan-ungkapan kehendak hati dari pihak lelaki yang ingin meminang si dara namun di antara mereka terdapat perbedaan kelas sosial-ekonomi. Pantun ini dilantunkan bila status sosial-ekonomi pihak perempuan dipandang lebih tinggi derajatnya dibandingkan pihak lelaki. Selain itu, pantun ini juga dilantunkan untuk menghormati pihak perempuan, sekaligus mencerminkan sikap kerendahan hati dari pihak lelaki.

  001. Pukul gendang tiup nafri
Anak keling mandi minyak
Saya umpama rumput di bumi
Rendah sekali pada yang banyak

002.Hilir mudik dari Dabung
Singgah berhadap dari Patani
Kami ini ibarat tepung
Hancur ditumbuk lumat sekali

003.Kapal berlayar dari Palembang
Angkat sauh putar kemudi
Kami miskin bangsa pun kurang
Emas perak jauh sekali

004.Banyak orang menganyam kampit
Mari dibeli anak Cina
Puan enggang saya pipit
Takkan layak terbang sama

Usai lantunan pantun dari pihak teruna diperdengarkan, pihak keluarga si dara akan membalas pantun tersebut dengan lantunan pantun yang berisi ungkapan bahwa perbedaan tidak menjadi masalah. Pihak keluarga si dara bahkan juga turut melantunkan pantun yang menunjukkan kerendahan hati mereka bahwa mereka tidaklah berbeda, dan perbedaan bukanlah menjadi alasan untuk tidak hidup bersama.

  005. Anjung landai kemudi landai
Landai mari terheret duri
Tuan pandai kami pun pandai
Jangan terlalu merendah diri

006.Kapal perang kapal berkait
Hendak berlayar ke negeri Cina
Tuan helang kami pipit
Hendak terbang bilakan sama

007.Kapal berlayar menimbang arus
Patah kemudi menyusur pantai
Tuan laksama sutera yang halus
Sama padan maka dipakai

008.Kapal perang angkat terangkit
Singgah berlabuh kuala Burma
Tuan enggang kami pipit
Bila boleh terbang sama

009.Raden mas dalam perahu
Kerbau berlaga dengan kuda
Tuan emas orang pun tahu
Kami tembaga mutunya muda

010.Pisang emas dimasak goyang
Jatuh sebiji dalam bakul
Tuan emas saya loyang
Bila boleh bercampur gaul
Dibaca : 18.548 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password