|
Adalah tradisi masyarakat Lombok, Nusa Tenggar Barat untuk merayakan sepekan setelah Idul Fitri. Tradisi makan ketupat ini dimaksudkan sebagai penutup puasa selama enam hari di bulan Syawal. Setelah makan ketupat, biasanya mereka langsung bergegas berziarah ke makam Sayid Duhri al-Haddad Hadrami, seorang tokoh penyebar Islam di Lombok. Tradisi ini juga dikenal di Jawa dengan istilah beragam misalnya kupatan, lebaran kupat, dan lain-lain yang biasa di gelar di musholla, masjid atau tempat keramat lainnya. |