Kamis, 19 Februari 2026   |   Jum'ah, 2 Ramadhan 1447 H
Pengunjung Online : 4.763
Hari ini : 62.144
Kemarin : 52.799
Minggu kemarin : 12.181.419
Bulan kemarin : 22.445.071
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Ensiklopedi Melayu

Page  1 2 > 

Ensiklopedi Melayu

Ensiklopedi berasal dari bahasa Yunani yang berarti ‘pengetahuan serba aneka’. Pada sebuah ensiklopedi biasanya dipaparkan secara ringkas mengenai istilah-istilah tertentu yang berkaitan dengan sejarah, budaya, politik, maupun konsep-konsep relasi sosial dalam sebuah masyarakat. Tujuan sebuah ensiklopedi adalah menyajikan pengetahuan secara mudah, ringkas, dengan cakupan tema bahasan yang cukup luas.

Ensiklopedi MelayuOnline.com memaparkan segala peristilahan atau konsep-konsep yang menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat Melayu di seluruh dunia. Ensiklopedi Melayu mencakup berbagai hal dalam kebudayaan Melayu, seperti adat istiadat, ritual, pengobatan tradisional, kesenian, peralatan dan senjata, mata pencaharian, seni bina (arsitektur), bahasa dan sastra, kerajaan, tokoh, hingga hukum adat dan konsep-konsep yang berkenaan dengan pandangan hidup.

Ensiklopedi MelayuOnline.com disusun menurut abjad (bukan tema). Hal ini untuk memudahkan para pembaca memperoleh informasi secara cepat dengan cara melacak pada istilah atau konsep dalam kebudayaan Melayu. Misalnya untuk mengetahui ritual “Adat Pahe”, senjata khas Melayu “Badik”, alat musik “Didong”, perahu “Jukung”, dan lain sebagainya, pembaca cukup menelusuri abjad pertamanya.



Lamin

Merupakan rumah adat suku Dayak, didirikan menghadap ke arah sungai dengan bentuk dasar bangunan berupa empat persegi panjang, panjangnya dapat mencapai 200 meter sedangkan lebarnya antara 20 hingga 25 meter. Di halaman sekitar Lamin terdapat patung-patung kayu berukuran besar yang merupakan patung persembahan nenek moyang (blang). Lamin berbentuk rumah panggung (memiliki kolong) dengan menggunakan atap ...

Lebaran topat

Adalah tradisi masyarakat Lombok, Nusa Tenggar Barat untuk merayakan sepekan setelah Idul Fitri. Tradisi makan ketupat ini dimaksudkan sebagai penutup puasa selama enam hari di bulan Syawal. Setelah makan ketupat, biasanya mereka langsung bergegas berziarah ke makam Sayid Duhri al-Haddad Hadrami, seorang tokoh penyebar Islam di Lombok. Tradisi ini juga dikenal di Jawa dengan istilah beragam misalnya ...

Labarang

Adalah momen lebaran Idul Fitri di Cape Town. Para laki-laki diberi tanggung jawab membuat kare dan briyanis karena dianggap lebih “kuat” memasak untuk sekian banyak orang dan diduga hasilnya lebih sedap. Makanan ini biasa dinikmati bersama-sama saat Labarang oleh warga Muslim sekitar 1000 orang atau bahkan lebih. Sehari sesudah Labarang, ada kebiasaan unik lain dimana warga mengantar biskuit ala Cape Town ...

Lipat Pandan

Adalah rumah tradisional Riau yang didirikan diatas tiang setinggi 1,5 sampai 2,4 meter dan bangunannya terdiri dari ruang depan (selasar), rumah induk, telo, dan pananggah. Adapun nama lipat pandan didasarkan pada bentuk atapnya yang curam.

Lamuri

Merupakan sebuah daerah yang diduga dulunya sebagai pelabuhan penting di Aceh. Lamuri juga sering disebut dengan nama lain seperti Lamkrek, Lam Urik, Rami, Ramni oleh pedagang Arab dan Lan-wuli atau Lan Wo Li oleh pedagang Cina. Prasasti Cola (1030 M) mencatat pelabuhan ini dengan nama ilamuridesam. Lamuri juga diduga sebagai sebuah kerajaan di Aceh Besar yang didirikan  pada tahun 1513 M oleh ...

Landak

Landak merupakan satu dari empat belas kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Barat. Sebagai kabupaten, Landak membawahi 10 kecamatan dengan 149 desa atau kelurahan—yang di dalamnya mencakup sekitar 528 dusun. Kabupaten yang beribukota di Ngabang ini diapit oleh empat kabupaten lainnya, yakni Kabupaten Sanggau di sebelah timur; Kabupaten Pontianak di sisi barat; Kabupaten Bengkayang di bagian utara; dan bagian ...

Lembaga Orang Besar Berempat

Lembaga Orang Besar Berempat merupakan institusi dalam pemerintahan Kesultanan Serdang yang digagas oleh Sultan Serdang ke-2 yakni Sultan Ainan Johan Alamsyah (1767 – 1817). Orang-orang yang ditunjuk oleh Sultan Ainan Johan Alamsyah untuk menduduki posisi di Lembaga Orang Besar Berempat mendapat kedudukan dan wewenang sebagai wazir (patih/perdana menteri) yang bertugas untuk mengurusi ...

Lembaga Orang Besar Berlapan

Lembaga Orang Besar Berlapan adalah sebuah institusi dalam sistem pemerintahan Kesultanan Serdang di Sumatra Timur (Sumatra Utara sekarang) yang dibentuk untuk mengurusi daerah-daerah yang termasuk di dalam wilayah kekuasaan Kesultanan Serdang. Institusi ini terdiri dari delapan orang pejabat yang ditunjuk langsung oleh Sultan Serdang untuk memimpin daerah-daerah di luar pusat kerajaan. ...
Page  1 2 >