|
Landak merupakan satu dari empat belas kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Barat. Sebagai kabupaten, Landak membawahi 10 kecamatan dengan 149 desa atau kelurahan—yang di dalamnya mencakup sekitar 528 dusun. Kabupaten yang beribukota di Ngabang ini diapit oleh empat kabupaten lainnya, yakni Kabupaten Sanggau di sebelah timur; Kabupaten Pontianak di sisi barat; Kabupaten Bengkayang di bagian utara; dan bagian selatan oleh Kabupaten Ketapang. Kabupaten Landak memiliki luas wilayah sekitar 9.909,10 km2 dan dihuni oleh sekitar 282.026 jiwa dengan kepadatan penduduk 13 jiwa/km2 (data www.wikipedia.org, 2/11/2008). Komponen penduduk Kabupaten Landak yang hampir mencapai angka 300 ribu jiwa terbagi ke dalam beberapa suku-bangsa, yakni Dayak dan Melayu sebagai suku asli dan mayoritas, serta Madura dan Jawa sebagai minoritas karena mereka merupakan pendatang. Menurut www.wikipedia.org, etimologi nama Landak berasal dari bahasa Belanda. Penamaan ini bermula ketika rombongan kongsi dagang Belanda (Vereenigde Oost-Indische Compagnie [VOC]), yang menguasai kawasan Landak pada pertengahan abad ke-19, menyaksikan banyaknya orang Dayak di wilayah ini, sehingga mereka menulis dalam catatan mereka sebagai daerah Landak. Berdasarkan catatan tersebut, “Dyak” atau “Dyaker” ditulis untuk menyebut “Dayak”, sementara pada kata “land” berarti “tanah”. “Land-Dyak” bermakna “Tanah Dayak” yang kemudian diubah menjadi “Landak”. Perlu diingat bahwa Kabupaten Landak ini sama sekali tidak berhubungan dengan binatang landak. Cikal bakal kawasan yang terkenal dengan tambang intan dan hasil hutannya ini bermula ketika VOC menetapkan pembagian wilayah Kalimantan Barat menjadi 12 daerah swapraja dan 3 neo-swapraja. Swapraja Landak merupakan salah satu dari 12 daerah swapraja tersebut. Pada perkembangan selanjutnya, terutama pascaproklamasi 1945, Provinsi Kalimantan Barat mengalami perubahan pembagian ke dalam tujuh wilayah administratif baru berdasar Surat Menteri Dalam Negeri nomor PEM 20/6/10 tanggal 8 September 1951. Melalui surat ini, maka Kalimantan Barat terdiri dari enam kabupaten dan satu kota administratif yang di dalamnya termasuk Swapraja Landak. Namun, di tahun 1962, enam swapraja dan satu kota administratif tersebut dihapus oleh pemerintah pusat. Sejak itu, Swapraja Landak dihimpun ke dalam wilayah administratif Kabupaten Pontianak yang beribukota di Kota Pontianak. Pada tahun 1963, melalui Keputusan Menteri Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah nomor 51/1/9-11 tanggal 5 Februari 1963, ibukota dialihkan ke Mempawah. Peralihan ini merupakan keputusan final dari dua alternatif usulan ibukota Kabupaten Pontianak ketika itu, yakni Mempawah dan Ngabang. Dalam perkembangannya kemudian, karena wilayah administratif Kabupaten Pontianak yang terlalu luas, maka ditetapkanlah Organisasi Pembantu Bupati Wilayah Ngabang yang berkedudukan di Kota Ngabang. Hal ini didasarkan pada Keputusan Mendagri Nomor 821.26-224 tanggal 13 Maret 1985. Keputusan Mendagri tersebut berlaku hingga pemberlakuan pemekaran wilayah otonom dengan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 55 tahun 1999 tanggal 4 Oktober 1999 tentang pembentukan Kabupaten Landak yang beribukota di Ngabang. Awalnya, kabupaten ini hanya mencakup lima kecamatan dan kota, yakni Kota Ngabang, Air Besar, Menyuke, Sengah Temila, dan Meranti. Namun, tidak lama berselang setelah penetapan itu, Kabupaten Landak bertambah luas dengan penambahan Sebangki, Menjalin, Kuala Behe, Mandor, dan Mempawah Hulu sebagai bagian dari Landak. Sehingga, Kabupaten Landak secara resmi memiliki 10 kecamatan. Kabupaten Landak memiliki kekayaan alam, sejarah, dan budaya yang potensial untuk dikembangkan dalam industri pariwisata. Air Terjun Menanggar dan Cagar Alam Mandor, sebagai salah satu potensi alam; kompleks Keraton Ismahayana Landak dan Makam Juang Mandor, merupakan daya tarik untuk dikemas menjadi wisata sejarah; dan Rumah Panjang Saham dan Betang Suku Dayak yang masih berfungsi sebagai tempat tinggal, menjadi keunggulan wisata budaya di kabupaten ini. (Khidir Marsanto/ensi/03/12-08) Sumber foto : http://id.wikipedia.org/wiki/Landak Referensi : |