|
Merupakan salah satu jenis dari Nyanyi Panjang yang berbentuk prosa berirama dan dinyanyikan dalam bentuk ungkapan baku (tetap) dan tidak boleh diubah. Dalam penyajiannya, ungkapan-ungkapan baku tersebut seringkali diungkapkan secara berulang-ulang. Dalam Nyanyi Panjang Tombo terdapat banyak formula puitis kuno, petuah dan amanah moral. Isi Nyanyi Panjang Tombo bersifat partikular, hanya berkaitan dengan suku tertentu. Jenis Nyanyi Panjang Tombo mempunyai ciri-ciri: Bahasanya terikat dengan pola yang lazim (baku); Cerita yang dikisahkan selalu panjang; Tidak berisi rincian tapal batas Hutan Tanah Wilayat secara jelas; Dilengkapi dengan tunjuk ajar dan ungkapan-ungkapan baku yang lazim; Penuturannya memakai irama; dan cara untuk menghafalkannya relatif sulit karena ceritanya panjang dan penuturannya sulit. (Tunggul Tauladan/ensi/01/01-2010) Daftar Bacaan: - Tenas Effendy, 1997. Bujang Tan Domang: Sastra lisan orang Petalangan. Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya.
|