Jumat, 22 Mei 2026   |   Sabtu, 5 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 1.963
Hari ini : 25.490
Kemarin : 24.876
Minggu kemarin : 221.971
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Ensiklopedi Melayu

Tari Gandrung

Tari Gandrung merupakan suatu tarian yang kini berkembang di tiga daerah, yaitu Banyuwangi, Bali, dan Lombok. Meskipun memiliki kemiripan, Tari Gandrung di ketiga daerah ini memiliki ciri khas tersendiri yang tidak dimiliki di daerah yang lain. Gandrung dalam pemahaman masyarakat Lombok, khususnya masyarakat Sasak, adalah nama suatu pertunjukan yang dilakukan oleh seorang penari wanita yang diiringi seperangkat gamelan (sabarungan dalam istilah suku Sasak), puisi, dan nyanyian (dalam bahasa suku Sasak disebut lelakaq atau sandaran). Pertunjukan Gandrung ini dilakukan dalam perayaan desa setelah masa panen padi. Gandrung menunjukkan suka cita dan harapan bersama masyarakat Sasak. Gandrung sekaligus juga merupakan ekspresi simbolis masyarakat Sasak di Lombok.

(Tunggul Tauladan/ensi/01/01-2010)

Daftar Bacaan:

  • R. Diyah Larasati, “Gandrung di Lombok Barat: ekspresi simbolis komunitas Sasak” dalam Jurnal Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia. Cet. I. September 1996. Surakarta: Masyarakat Seni pertunjukan Indonesia.
  • Sri Yaningsih et.al., 1993/1994. Tari Gandrung Lombok. Jakarta: Proyek Pengembangan Media Kebudayaan Jakarta Direktorat Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.