|
Dalam tradisi kepercayaan masyarakat adat Nanggroe Aceh Darussalam, sane adalah sebuah istilah yang berkaitan dengan pengetahuan tentang roh halus atau makhluk gaib. Kepercayaan lokal yang beredar dalam masyarakat Nanggroe Aceh Darussalam meyakini bahwa sane adalah sejenis setan atau makhluk halus yang biasanya bersemayam di daerah rawa-rawa atau di sungai-sungai yang airnya sudah tidak mengalir lagi tetapi masih ada genangan air di sana. Dalam buku Keanekaragaman suku dan budaya di Aceh karya Rusdi Sufi et.al. (2004), disebutkan bahwa sane dipercaya sering hinggap pada sepotong kayu, baik kayu yang terapung di atas air maupun kayu yang tenggelam. Apabila seseorang menyentuh kayu yang dihinggapi oleh sane tersebut, maka badan orang itu akan langsung sakit dan terasa ada yang menggigit tulang-tulangnya, seakan-akan ditusuk dengan jarum atau duri. (Iswara N. Raditya/ensi/68/05-2010) Referensi: - Rusdi Sufi, et.al., 2004. Keanekaragaman suku dan budaya di Aceh. Banda Aceh: Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh bekerjasama dengan Badan Perpustakaan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.
|