Candi Tinggi
Candi Tinggi ditemukan di Muara Jambi, di lokasi yang berdekatan dengan Candi Stano. Schnitger, seorang arkeolog Belanda menyebutnya dengan nama Candi Gumpung. Namun, nama yang diberikan Schnitger ini dibantah oleh masyarakat setempat, sebab Candi Gumpung merupakan nama candi di lokasi lain. Candi Tinggi ini terletak dalam kawasan yang dikelilingi dinding bata dan parit.
Sebagian besar bangunan dalam kompleks candi telah runtuh, namun, rekonstruksi dan reka bentuk masih mungkin dilakukan berdasarkan sisa dan model reruntuhan bangunannya. Candi ini memiliki bagian kaki (fondamen), badan dan atas. Ketinggian bagian kaki mencapai 2.65 meter. Di bagian badan candi, terdapat beberapa anak tangga, yang bermula dari bagian platform atau pentas yang menuju ke badan candi. Disamping itu, juga terdapat bagian tersendiri untuk mengelilingi badan candi dengan lebar 3 meter. Bagian tersebut dibuat sebagai tempat berjalan dalam upacara mengelilingi candi secara pradhaksina. Diperkirakan, bentuk candi menyerupai stupa.
Untuk masuk ke bagian utama candi, terdapat sebuah pintu yang menghadap ke selatan. Candi ini juga dilengkapi sebuah gapura berukuran 20 meter. Luas candi secara keseluruhan mencapai 75 m x 92.5 m.
Dibaca : 16.140 kali.
Komentar untuk "candi tinggi"
04 Jan 2010.
Dra.T. Lisa Nelita
Thanks ats memasukkan nama Ibunda kami sbg Tokoh Melayu Sumut.Tolong diperbaiki nama beliau Sitta menjadi Sita.Grup Kesenian beliau bernama Himpunan Seni Budaya "SRI INDERA RATU"(SIR)sejak 31 Agustus 1968 sampai sekarang tetap eksis,dan diteruskan anak2nya yang dipimpin oleh T.Lisa Nelita,telah melatih tari daaerah yang ada di SUMUT,dari usia 7thn.Lebih detail hub.Lisa 08126442797,62-61-77885562 |
09 Nov 2013.
Muhammad Reza Fahlevi
Ada seorang putri melayu dari Tanjung Pura, Langkat. Beliau adalah Dra. Hj. Darmataksiah Y.W.R., PEREMPUAN PERTAMA di Sumatera Utara yang menjadi Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara (periode 2009). Beliau terpilih untuk menggantikan Ketua DPRD yang meninggal dunia pada akibat penyakit Jantung pada saat itu. (REZA) |
Berikan komentar anda :