Jumat, 25 Juli 2014   |   Sabtu, 27 Ramadhan 1435 H
Pengunjung Online : 788
Hari ini : 3.466
Kemarin : 23.254
Minggu kemarin : 157.256
Bulan kemarin : 128.832
Anda pengunjung ke 96.941.064
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Sejarah Melayu

Kerajaan Tumasik

a:3:{s:3:

1. Sejarah

Ada beberapa versi sejarah mengenai asal-usul nama negeri Singapura. Nama yang dianggap paling tua adalah Pulau Ujung. Dalam bahasa Cina disebut Pu-lo-chung. Setelah itu, negeri ini disebut dengan nama Salahit, atau Selat. Dalam hikayat Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi, Singapura juga disebut dengan nama Selat. Dalam perkembangan berikutnya, negeri ini disebut Temasek, atau Tumasik, yang berarti hutan rawa, atau menyerupai laut, sesuai dengan kondisi alam Singapura pada saat itu. Kata Tumasik ini berasal dari bahasa Jawa Kuno, dan terdapat dalam catatan Negarakertagama, Pararaton dan Sejarah Melayu. Setelah Tumasik, kemudian namanya berganti menjadi Singapura dan menjadi populer sejak abad ke-14 M.

Negeri ini dibuka pertama kalinya menjadi negeri berkerajaan oleh Raja Melayu Hindu. Riwayat yang paling populer menyebutkan bahwa raja tersebut berasal dari Palembang, Sumatera. Singapura pernah menjadi bagian dari kerajaan Sriwijaya. Setelah keruntuhan Sriwijaya, Singapura menjadi wilayah taklukan Majapahit. Kemudian secara berurutan dikuasai oleh kerajaan Malaka, kemudian Johor-Riau. Seiring dengan ekspansi kolonial Eropa, Singapura kemudian dikuasai oleh Inggris.

Ketika masih bernama Tumasik, negeri ini diperintah oleh raja-raja Melayu. Raja pertama adalah Sang Nila Utama, dan berakhir di masa Paramesywara, karena ditaklukkan oleh Majapahit dan Siam. Menurut sejarah, yang mengubah nama Tumasik menjadi Singapura adalah Sang Nila Utama. Kerajaan ini mundur, disamping karena adanya serangan pihak eksternal, juga karena pesatnya perkembangan Malaka sebagai bandar perdagangan.

2. Silsilah

Raja-raja yang pernah berkuasa di Tumasik, atau Singapura adalah sebagai berikut:

  1. Sang Nila Utama (Seri Tri Buana) (1300-1348).
  2. Paduka Sri Pikrama Wira (1348-1363)
  3. Seri Rana Wira Kerma (1363-1376)
  4. Paduka Seri Maharaja (13761389)
  5. Permaisura (Paramesywara) (1389-1392)

Setelah Permaisura, Singapura kemudian berada di bawah kekuasaan kerajaan-kerajaan Islam.

6. Kehidupan Sosial Budaya

(Dalam proses pengumpulan data)

 

Sumber:

  1. Hendri Sayuti, 2003. Pergumulan Melayu-Muslim di Singapura: Antara Identitas dan Loyalitas. Pekanbaru: Alaf Riau.
  2. Ensiklopedi Sejarah dan Kebudayaan Melayu, 1999. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Kredit foto : witchsbrew.wordpress.com
Dibaca : 16.903 kali.

Komentar untuk "kerajaan tumasik"

03 Okt 2010. Ishee Scott
Malang sekali, Singapura sudah tidak lagi di tangan bangsa Melayu. Umat Melayu di negara-negara di bawah kekuasaan Melayu perlu berwaspada supaya tidak menjadi seperti Singapura, di mana Melayu nya sudah menjadi rakyat KELAS DUA.
17 Jul 2011. Rahayu tia vany
ada tgs sklh ... gmana caranya nih mau copas?
06 Sep 2011. Hafizd S.Sos
Sepertinya suku Melayu ini berkaitan erat dengan Bangsa Arab ya, umumnya Kerajaan Melayu dipimpin oleh Raja yang punya garis keturunan dari Nabi Muhammad SAW maupun dari shabat2nya. Kalau suku Batak apa termasuk suku Melayu juga?

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password