Kerajaan Tumasik
1. Sejarah
Ada beberapa versi sejarah mengenai asal-usul nama negeri Singapura. Nama yang dianggap paling tua adalah Pulau Ujung. Dalam bahasa Cina disebut Pu-lo-chung. Setelah itu, negeri ini disebut dengan nama Salahit, atau Selat. Dalam hikayat Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi, Singapura juga disebut dengan nama Selat. Dalam perkembangan berikutnya, negeri ini disebut Temasek, atau Tumasik, yang berarti hutan rawa, atau menyerupai laut, sesuai dengan kondisi alam Singapura pada saat itu. Kata Tumasik ini berasal dari bahasa Jawa Kuno, dan terdapat dalam catatan Negarakertagama, Pararaton dan Sejarah Melayu. Setelah Tumasik, kemudian namanya berganti menjadi Singapura dan menjadi populer sejak abad ke-14 M.
Negeri ini dibuka pertama kalinya menjadi negeri berkerajaan oleh Raja Melayu Hindu. Riwayat yang paling populer menyebutkan bahwa raja tersebut berasal dari Palembang, Sumatera. Singapura pernah menjadi bagian dari kerajaan Sriwijaya. Setelah keruntuhan Sriwijaya, Singapura menjadi wilayah taklukan Majapahit. Kemudian secara berurutan dikuasai oleh kerajaan Malaka, kemudian Johor-Riau. Seiring dengan ekspansi kolonial Eropa, Singapura kemudian dikuasai oleh Inggris.
Ketika masih bernama Tumasik, negeri ini diperintah oleh raja-raja Melayu. Raja pertama adalah Sang Nila Utama, dan berakhir di masa Paramesywara, karena ditaklukkan oleh Majapahit dan Siam. Menurut sejarah, yang mengubah nama Tumasik menjadi Singapura adalah Sang Nila Utama. Kerajaan ini mundur, disamping karena adanya serangan pihak eksternal, juga karena pesatnya perkembangan Malaka sebagai bandar perdagangan.
2. Silsilah
Raja-raja yang pernah berkuasa di Tumasik, atau Singapura adalah sebagai berikut:
- Sang Nila Utama (Seri Tri Buana) (1300-1348).
- Paduka Sri Pikrama Wira (1348-1363)
- Seri Rana Wira Kerma (1363-1376)
- Paduka Seri Maharaja (13761389)
- Permaisura (Paramesywara) (1389-1392)
Setelah Permaisura, Singapura kemudian berada di bawah kekuasaan kerajaan-kerajaan Islam.
3. Periode Pemerintahan
Raja-raja yang berkuasa di atas merupakan penguasa di era Melayu Hindu. Era Melayu Hindu diperkirakan berakhir pada abad ke-14 M. Selanjutnya, seiring perkembangan agama Islam di kawasan ini, Singapura tak luput dari pengaruh tersebut. Oleh karena itu, Singapura kemudian dikuasai Kerajaan Malaka dari sekitar tahun 1400-1511. Kemudian pada abad ke-18, Singapura dikuasai oleh Kerajaan Riau- Johor. Ketika berada di bawah Riau-Johor, Singapura diperintah oleh seorang Tumenggung, sebagai representasi Sultan yang berpusat di Lingga. Seiring jatuhnya kerajaan Riau-Lingga ke tangan penjajah Belanda, maka Singapura juga akhirnya jatuh ke tangan penjajah Inggris. Sejak saat itu, berakhirlah kekuasaan etnis Melayu di kawasan itu.
4. Wilayah Kekuasaan
Kerajaan Tumasik atau Singapura mencakup wilayah pulau Singapura, dengan beberapa pulau kecil yang terdapat disekitarnya.
5. Struktur Pemerintahan
Struktur pemerintahan di Tumasik tak berbeda dengan kerajaan-kerajaan lain yang terdapat di kawasan Nusantara ini. Di era Hindu, penguasa tertinggi adalah raja, sementara di era Islam, Singapura hanya dipimpin oleh seorang Tumenggung, sebagai representasi sultan.
6. Kehidupan Sosial Budaya
(Dalam proses pengumpulan data)
Sumber:
- Hendri Sayuti, 2003. Pergumulan Melayu-Muslim di Singapura: Antara Identitas dan Loyalitas. Pekanbaru: Alaf Riau.
- Ensiklopedi Sejarah dan Kebudayaan Melayu, 1999. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Kredit foto : witchsbrew.wordpress.com Dibaca : 43.141 kali.
Komentar untuk "kerajaan tumasik"
03 Okt 2010.
Ishee Scott
Malang sekali, Singapura sudah tidak lagi di tangan bangsa Melayu. Umat Melayu di negara-negara di bawah kekuasaan Melayu perlu berwaspada supaya tidak menjadi seperti Singapura, di mana Melayu nya sudah menjadi rakyat KELAS DUA. |
17 Jul 2011.
Rahayu tia vany
ada tgs sklh ... gmana caranya nih mau copas? |
06 Sep 2011.
Hafizd S.Sos
Sepertinya suku Melayu ini berkaitan erat dengan Bangsa Arab ya, umumnya Kerajaan Melayu dipimpin oleh Raja yang punya garis keturunan dari Nabi Muhammad SAW maupun dari shabat2nya. Kalau suku Batak apa termasuk suku Melayu juga? |
03 Apr 2015.
meri septriyanti yurida
singapura termasuk negara islam, terus bagaimana sekarang perkembangan islam di singapura?
|
Berikan komentar anda :