Kamis, 14 Mei 2026   |   Jum'ah, 27 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 1.482
Hari ini : 19.766
Kemarin : 35.104
Minggu kemarin : 209.627
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Sastra Melayu

Pantun Terhadap Laki-Laki

Peran dan keberadaan laki-laki, tidak lepas dari konstruksi agama mayoritas masyarakat Melayu, yakni Islam yang menganut sistem patriarki. Di dalam pantun ini laki-laki digambarkan sebagai pihak yang memimpin sebuah keluarga dan bertanggung jawab penuh untuk melindungi anak dan istrinya. Oleh sebab itu seorang laki-laki dituntut supaya bersikap penuh kedewasaan, tidak mudah marah, tidak pengecut dantidak penakut .

  1. Pantun Gagah Berani.
  2. Pantun Tidak Pendek Akal.
  3. Pantun Tidak Pengecut.
  4. Pantun Tidak Malas Bekerja.
Dibaca : 44.975 kali.