Minggu, 19 Februari 2017   |   Isnain, 22 Jum. Awal 1438 H
Pengunjung Online : 1.078
Hari ini : 15.707
Kemarin : 31.517
Minggu kemarin : 215.672
Bulan kemarin : 4.156.978
Anda pengunjung ke 101.761.655
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Sastra Melayu

Pantun dalam Prosesi Akad Nikah

Akad nikah merupakan kelanjutan dari prosesi diterimanya pinangan. Akad nikah akan terlaksana apabila pihak perempuan menerima pinangan. Dalam prosesi akad nikah, rangkaian pantun akan dilantunkan sesuai dengan tahapan yang dilalui dalam prosesi akad nikah.

Pantun dalam prosesi akad nikah meliputi: acara penyambutan, pemberian mahar, prosesi akad nikah, hingga persandingan atau dipertemukannya pihak perempuan dengan pihak lelaki untuk dipersandingkan di pelaminan. Dalam prosesi ini, pantun-pantun tertentu diperdengarkan sebagai tanda dimulainya prosesi sekaligus pembeda dari tahapan selanjutnya.

Pantun di bawah ini mengandung makna bahwa prosesi awal akan dimulai dengan diserahkannya amanat prosesi akad nikah dari pemimpin prosesi akad nikah (datuk sidang) kepada penghulu (datuk imam):

  001. Dikira sudah dihitung sudah
Tidak selisih semuanya tamam
Untuk menjalankan majlis nikah
Kami serahkan kepada Tok Imam

Pantun dalam prosesi akad nikah ini diklasifikasikan ke dalam:

  1. Pantun untuk Memulai Prosesi Akad Nikah.
  2. Pantun Ketika Menyerahkan Mas Kawin (Mahar).
  3. Pantun untuk Menerima Mas Kawin (Mahar).
  4. Pantun Setelah Akad Nikah Selesai.
Dibaca : 77.875 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password