Rabu, 13 Desember 2017   |   Khamis, 24 Rab. Awal 1439 H
Pengunjung Online : 3.525
Hari ini : 23.772
Kemarin : 36.474
Minggu kemarin : 254.041
Bulan kemarin : 5.609.877
Anda pengunjung ke 103.954.411
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Sastra Melayu

Pantun Tuah Pengantin agar Saling Berkasih-sayang

Pantun ini berisi nasehat agar kedua mempelai saling menyayangi sehingga terhindar dari konflik suami-isteri yang dapat memicu perceraian. Dalam adat dan tradisi Melayu, upaya menumbuhkan rasa kasih sayang dimulai sejak dini, dan dilakukan dalam lingkungan keluarga sehingga terwujud rumah tangga yang sejahtera.

Para tetua mengatakan apabila kehidupan berumah tangga, bermasyarakat, dan berbangsa tidak dilandasi oleh rasa saling mengasihi, menghargai dan menghormati, maka lambat laun masyarakat itu akan rusak dan menemui kehancurannya. Dalam ungkapan lain disebutkan, kalau hidup berkasih sayang, negeri damai, hidup pun tenang atau karena kasih, lenyap selisih.

Pantun tuah pengantin agar saling berkasih sayang di antara suami isteri ini ialah:

 

001.


Kalau kuncup sudah mengembang

Banyaklah kumbang datang menyeri

Kalau hidup berkasih sayang

Hidup tenang makmurlah negeri

002.

Kalau kuncup sudah mengembang

Baunya harum kelopaknya merekah

Kalau hidup berkasih sayang

Hidup berkaum beroleh berkah


003.

Elok mencelup kain selendang

Warnanya indah beragi-ragi

Eloklah hidup berkasih sayang

Tuahnya merata di seluruh negeri

004.

Berbuah kayu di tengah padang

Daunnya rimbun tempat berteduh

Bertuah Melayu berkasih sayang

Hidup rukun sengketa menjauh

005.

Berbuah kayu daunnya rindang

Tempat berteduh rusa dan kijang

Bertuah Melayu berkasih sayang

Sengketa jauh hidup pun tenang

006.

Banyaklah buah perkara buah

Buah mengkudu lekat di batang

Banyaklah tuah perkara tuah

Tuah Melayu berkasih sayang

007.

Tegak selasih berurat tunggang

Bijinya kembang dibuat obat

Banyaklah kasih disebut orang

Berkasih sayang membawa rahmat
Dibaca : 24.654 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password