Rabu, 6 Mei 2026   |   Khamis, 19 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 1.185
Kemarin : 40.787
Minggu kemarin : 192.091
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Sastra Melayu

Teka-teki

Teka-teki adalah jenis puisi yang tidak terikat, terdiri dari satu larik atau beberapa larik yang berurutan. Bisa ganjil ataupun genap, bisa berirama ataupun tidak. Dari segi bentuk, sama dengan gurindam, seloka, talibun, teromba atau mantera dan mungkin mengandung bentuk-bentuk lain seperti pantun atau syair. Disebut teka-teki karena isinya mengandung soal dan jawaban terhadap suatu benda atau aspek, baik kongkret maupun abstrak. Fungsinya untuk tujuan teka-teki, baik untuk bermain-main ataupun sungguh-sungguh dalam sayembara atau pertandingan.

Sebagai permainan, lebih berfungsi untuk menghibur dalam mengisi waktu luang, baik dalam lingkup keluarga atau kelompok dalam suatu perkumpulan tertentu. Kadangkala teka-teki mengandung hal-hal yang jenaka, ada juga yang menguji kecerdikan atau ketajaman akal, dan bahkan dapat meningkatkan daya kreativitas anak-anak dan orang dewasa.

Dibaca : 28.693 kali.