Close
 
Selasa, 19 Mei 2026   |   Arbia', 2 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 2.166
Hari ini : 25.217
Kemarin : 19.896
Minggu kemarin : 249.195
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

22 agustus 2007 02:24

Indonesia Harus Jadi Basis Industri Lima Tahun ke Depan

Indonesia Harus Jadi Basis Industri Lima Tahun ke Depan

Jakarta- Dengan adanya Kesepakatan Kemitraan Ekonomi (Economic Partnership Agreement/EPA) antara Indonesia dengan Jepang, Indonesia harus mampu menjadi basis industri dalam lima tahun ke depan.

"Menurut saya bukan hanya peningkatan investasi yang didapat dari EPA, tetapi Indonesia juga harus menjadi basis industri untuk mencukupi kebutuhan di dalam dan luar negeri dalam lima tahun ke depan," kata Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Industri Teknologi dan Kelautan, Rachmat Gobel, di Jakarta, Senin.

Menurut dia, sudah menjadi keharusan bahwa ada peningkatan investasi paling tidak dua atau tiga kali lipat dari yang sudah ada sekarang.

Namun, dia mengatakan tidak hanya sekedar itu saja, karena perlu dilihat konsep dengan melakukan kerjasama dengan Jepang melalu EPA tersebut.

Dikatakannya dalam rangka penguatan industri, termasuk industri komponen, harus jelas bahwa lima tahun ke depan Indonesia harus menjadi basis industri bagi pasar dalam dan luar negeri.

"Selain itu harus dilakukan pengamanan untuk kebutuhan domestik," katanya.

Satu hal yang dia minta dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan domestik, yakni penghapusan PPnBM.

Sementara itu, Presiden Direktur Indomobil Group, Gunadi Sindhuwinata, mengemukakan hal senada, bahwa apa yang dipakai di Indonesia harus diproduksi di Indonesia.

Oleh karena itu, EPA harus dapat membuat industri komponen pendukung. Industri otomotif harus dibangun di Indonesia dan mampu mencukupi dalam negeri dan ekspor luar negeri.

Dengan demikian, menurut dia, otomotif dalam negeri dapat menjadi nyata.

Sumber : www.lampungpost.com


Dibaca : 986 kali.

Tuliskan komentar Anda !