Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
11 april 2011 07:00
Pemkab Kutai Kartanegara Kunjungi BKPBM
Yogyakarta, MelayuOnline - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar), Kalimantan Timur, Sabtu (9/4), melakukan kunjungan ke Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM) di Jalan Gambiran 85 A, Yogyakarta 55161. Kunjungan Pemkab Kutai ke BKPBM ini dalam rangka diskusi dan studi banding seputar pengemasan serta pengembangan nilai budaya, sejarah, dan pariwisata Kabupaten Kukar.
Rombongan Pemkab Kukar terdiri dari H. Adji Pangeran Harry Gondo Prawiro (Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar), H. Azmidi, SE, MM (Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata), Sri Wahyuni (Kepala Bagian Humas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata), serta Pangeran Ali dari Kesultanan Kutai Kartanegara. Kedatangan rombongan Pemkab Kukar ini disambut oleh Pemangku BKPBM Mahyudin Al Mudra SH, MM, Konsultan BKPBM Dr. Aris Arif Mundayat, dan Humas BKPBM Yuhastina Sinaro, S. Par, MA.
Acara perkenalan dan ramah tamah menjadi pembuka acara. Pangeran Harry selaku pemimpin rombongan menyampaikan bahwa kedatangan mereka untuk melengkapi data tentang sejarah, budaya, dan pariwisata di Kukar. Maksud tersebut tampaknya sejalan dengan visi-misi BKPBM yang telah bergelut di ranah budaya selama bertahun-tahun dan telah melahirkan berbagai website tentang budaya, sejarah, dan pariwisata.
Tingkat keakuratan, komprehensif, dan aktual menjadi pijakan utama beberapa website di BKPBM. Oleh karena itu, rombongan Pemkab Kukar bermaksud untuk menimba ilmu dan bekerjasama dengan BKPBM dalam rangka pengembangan potensi budaya, sejarah, dan pariwisata yang ada di Kukar. Tujuan tersebut mendapatkan sambutan dari Pemangku BKPBM, Mahyudin Al Mudra, SH, MM yang menyampaikan bahwa sekarang adalah saatnya pengembangan media memanfaatkan dunia maya atau internet untuk mempublikasikan budaya, sejarah, dan pariwisata.
Mahyudin mencontohkan, setiap potensi daerah dapat terpublikasi secara maksimal apabila didukung oleh keberadaan website tentang daerah tersebut. Website mengenai obyek wisata, misalnya, adalah media yang sesuai untuk mempublikasikan kekayaan pariwisata di daerah tertentu. Demikian pula dengan budaya dan sejarah yang tetap akan lestari dan bisa diakses dari manapun dan kapanpun apabila telah tersedia websitenya.
Lewat diskusi ini, Pemkab Kukar merasa perlu untuk melakukan kerjasama dengan BKPBM. Salah satu kerjasamanya adalah pembuatan websitewww.kesultanankutaikartanegara.com yang menurut rencana akan diluncurkan dalam acara Pesta Budaya Erau pada bulan Juli 2011. Lewat website ini, diharapkan nilai budaya, sejarah, dan pariwisata yang telah ada di Kukar dapat lebih dikenal dan menjadi rujukan, baik di kalangan umum, maupun di dunia akademis.