Close
 
Selasa, 19 Mei 2026   |   Arbia', 2 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 1.627
Hari ini : 20.398
Kemarin : 19.896
Minggu kemarin : 249.195
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

30 april 2007 07:09

Peninggalan Kerajaan Siguntur Berpotensi untuk Objek Wisata Budaya

Dharmasraya (Sumbar)- Peninggalan Kerajaan Siguntur di Nagari Siguntur, Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat (Sumbar) masih utuh dan menjadi potensi wisata budaya bangsa Indonesia. Peninggalan itu berupa masjid tua, rumah gadang (rumah tradisional Minangkabau), candi dan makam raja-raja tempo dulu.

“Peninggalan itu masih ada namun kurang terpelihara, meski sudah dilakukan pemugaran oleh badan Suaka Sejarah dan Purbakala Sumbar-Riau pada 1991,” ujar salah seorang keturunan Raja Siguntur, Tuan Putri Marhasnida di Siguntur.

Siguntur merupakan, kerajaan Hindu pada masa 1230 hingga 1560 M dan berubah menjadi kerajaan Islam dari 1573 sampai 1914 M. Keturunannya sampai kini masih dihormati masyarakat Dharmasraya.

Untuk melestarikan aset budaya sejarah ini sudah ada kesepakatan keluarga kerajaan, yakni tanah dalam kawasan peninggalan kerajaan tidak diminta ganti rugi. Sedangkan, dalam penjagaan dan pemeliharaan dilibatkan pihak keturunan raja.

Jika dalam penggalian ditemukan benda-benda peninggalan kerajaan, harus dikembalikan pada pihak keturunan raja. Tetapi, tetap di bawah pengawasan Badan Suaka Sejarah dan Purbakala Sumbar-Riau.

Kesepakatan ini, telah disampaikan kepada Badan Suaka Sejarah dan Purbakala Sumbar-Riau 2000 dan terbuka bagi semua pihak untuk menjadikannya objek wisata budaya Indonesia.

“Potensi wisata budaya ini juga perlu secepatnya dikembangkan oleh pemerintah daerah,” kata Tuan Putri Marhasnida.

Sumber : Antara
Dibaca : 3.577 kali.

Tuliskan komentar Anda !