Selasa, 25 Agustus 2026 |Arbia', 11 Rab. Awal 1448 H
Pengunjung Online : 739
Hari ini
:
16.829
Kemarin
:
23.903
Minggu kemarin
:
178.006
Bulan kemarin
:
11.454.048
Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
05 maret 2007 07:14
Malaysia Berniat Jalin Kerjasama Pengembangan Pariwisata
Batam- Sebagai daerah tujuan wisata yang sedang tumbuh dan berkembang, pemerintah Malaysia melalui Kedutaan Besarnya yang ada di Jakarta bermaksud menjalin kerjasama yang lebih erat dengan Indonesia terutama dalam bidang kepariwisataan.
Hal ini dibuktikan dengan kunjungan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Yang Mulia Dato` Zainal Abidin Zain bersama istri Datin Robiah Jamaluddin dan didampingi Konsuler Promosi Ekspor, Haridass Nagalinga dan Ketua Malaysian Tourism Board, Roslan Othman ke Batam selama 3 (tiga) hari, pada tanggal 26-28 Februari 2007.
Dalam kunjungan ke Batam, Dubes Malaysia bertemu Ketua Otorita Batam (OB), Mustofa Widjaja di ruang pertemuan lantai VIII gedung BIDA didampingi Deputi Operasi OB, Manan Sasmita dan sejumlah pejabat OB lainnya. Dalam pertemuan ini, Ketua OB menyampaikan penjelasan perkembangan tentang Batam sebagai daerah industri dan pariwisata serta berbagai peluang investasi yang dapat ditanamkan di Batam.
Pada kesempatan ini juga, Ketua OB menyampaikan pentingnya meningkatkan kerjasama kedua wilayah, baik dalam segi investasi maupun pengembangan pariwisata mengingat kedekatan Batam dengan Malaysia.
Dubes Malaysia, Yang Mulia Dato` Zainal Abidin Zain sangat menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Ketua OB beserta jajarannya. Dubes Malaysia menyatakan kekagumannya atas pertumbuhan ekonomi dan perkembangan investasi di Batam serta berniat mengajak para calon investor / investor Malaysia untuk lebih banyak lagi berinvestasi di Batam serta berniat menjalin kerjasama bidang pariwisata one destination three country (Indonesia, Malaysia dan Singapura).
Kunjungan Dubes Malaysia ke Batam ini merupakan yang pertama kali sejak beliau menjadi Dubes Malaysia untuk RI, bertujuan untuk meningkatkan kerjasama antara Malaysia dan Indonesia. Hal ini juga mengingat Batam merupakan pulau di Indonesia yang terdekat dengan Malaysia dan merupakan salah satu pintu gerbang bagi perekonomian dan pariwisata kedua negara. Oleh karenanya kedua negara serumpun berharap dapat saling meningkatkan kerjasama dari segi pariwisata dan perekonomian yang lebih luas lagi.
Selanjutnya Dubes Malaysia bertemu Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ismeth Abdullah di Tanjung Pinang pada siang harinya.
Dari sisi ekonomi, investasi Malaysia di Batam menempati posisi rangking ketiga setelah Singapura dan Jepang dengan nilai investasi mencapai US$248.242.156 (baik murni maupun joint venture) dengan bidang usaha industri komponen elektronika, industri alat berat dan baja, industri plastik, industri garmen, perdagangan besar dan ekspor impor, developer serta masih banyak lagi.
Diharapkan dengan kunjungan Dubes Malaysia ke Batam (Kepri) akan memiliki arti penting untuk membuka berbagai peluang dan kesempatan pengembangan investasi dari Malaysia dan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan dari Malaysia.