Rabu, 20 Mei 2026   |   Khamis, 3 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 305
Hari ini : 11.485
Kemarin : 25.387
Minggu kemarin : 249.195
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

14 januari 2008 04:10

MABMKB Dapat Restu Keraton

Segera Bentuk MABM Kayong dan Kubu

Pontianak- Kepengurusan Majelis Adat Budaya Melayu Kalimantan Barat (MABMKB) yang baru-baru ini dipilih, mendapat dukungan dari Forum Silaturahmi Keraton se-Nusantara (FSKN). Soalnya, dalam susunan kepengurusan itu, MABMKB telah menempatkan raja dan pangeran yang ada di Kalimantan Barat (Kalbar) untuk duduk di jajaran keanggotaan dewan penasihat.

Dukungan tersebut disampaikan melalui Sekretaris Jenderal FSKN, Kanjeng Pangeran Haryo Gunarso G Kusumodiningrat, kepada Ketua Umum MABM Kalbar, H Abang Imien Thaha, pada kesempatan Rakernas I FSKN sekaligus acara selamatan agung nusantara kirab agung, di Jakarta pada tanggal 9-11 Januari lalu.

“Saya bersama Mirza A Moein (Bendahara Umum MABMKB) diundang mereka, dan pada kesemptan itu saya juga memohon restu kepada FSKN. Melalui Sekjen mereka, ternyata pengurusan MABMKB periode 2007-2012 mendapat dukungan. Dan mereka bilang, posisi yang sangat tepat jika istana atau keraton juga dilibatkan dalam kepengurusan,” kata Abang Imien Thaha kemarin.

Menurutnya, restu ini penting, karena antara MABM dan FSKN merupakan dua mejelis yang semitra dalam memelihara dan mengembangkan budaya nusantara, melayu khususnya. “Kita juga punya nunasa yang sama, yakni berada di luar ranah politik,” tegasnya.

Bentuk MABM Kubu

Sementara itu, kepengurusan MABMBKB periode III saat ini tengah mempersiapkan segala sesuatu guna menghadapai Festival Seni Budaya Melayu V di Sanggau.

Selain itu, menurut Imien, pada Januari hingga Februari tahun ini MABMKB juga melakukan konsolidasi organisasi yakni dengan menyelenggarakan musyawarah daerah bagi kabupaten yang kepengurusannya sudah habis masa baktinya pada tahun lalu dan rapat kerja daerah bagi kabupaten/kota yang masa bakti kepengurusannya masih berjalan.

“Termasuk akan membentuk MABMKB di kabupaten baru yakni Kayong Utara dan Kubu Raya,” kata Imien. Sementara itu pada 17 Januari ini, MABMKB akan melangsungkan acara peringatan tahun baru Islam (Muharam) sekaligus pembubaran panitia musyawarah besar (mubes) III MABMKB. “Insya Allah acara ini akan diisi dengan zikir dan doa bersama,” ujarnya.

Sumber : www.pontianakpost.com


Dibaca : 2.232 kali.

Tuliskan komentar Anda !