Close
 
Sabtu, 4 Juli 2026   |   Ahad, 18 Muharam 1448 H
Pengunjung Online : 2.381
Hari ini : 39.841
Kemarin : 34.437
Minggu kemarin : 251.743
Bulan kemarin : 7.211.288
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

05 februari 2008 04:02

Agus Salim: Konsolidasi MABM akan Digelar Hingga ke Tingkat Desa

Pontianak- Sebagai organisasi besar puak Melayu di Kalimantan Barat, Majelis Adat Budaya Melayu Kabupaten Pontianak (MABM Kabpon) bertekad melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat desa. Sikap ini diambil sebagai wujud dari impelentasi hasil musda pertama MABM Kalbar, beberapa waktu yang lalu.

Demikian ditegaskan Drs H Agus Salim MM sesaat setelah dirinya dilantik sebagai Ketua Umum DPD MABM Kabpon, periode 2008-2013. Acara pelantikan pengurus DPD MABM Kabpon itu sendiri digelar Aula Kantor Bupati Pontianak, Senin (4/2) kemarin. Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut Ketua Umum DPD MABM Kalbar H. Abang Imien Thaha, muspida kabupaten Pontianak serta para tamu dan undangan.

Dalam sambutan singkatnya, Agus Salim mengatakan MABM bukanlah sebuah organisasi yang ekslusif. Kedudukan MABM itu sama dengan organisasi kemasyarakatan lainnya. “Pengabdian yang kita berikan tidak hanya untuk marwah puak Melayu saja, tetapi lebih tinggi dari itu, yakni untuk kepentingan daerah, bangsa serta Negara Kesatuan Republik Indonesia,” terangnya kepada Pontianak Post.

Mengigat tantangan yang akan dihadapi MABM kedepannya tidaklah ringan, dirinya beserta seluruh jajaran `kabinet kerja` di DPD MABM Kabpon akan mencoba menjabarkan hasil musda pertama MABM Kalbar melalui rakerda. Kata Agus salim, sebuah pantun bijak menyebutkan “sampan melaju ke pulau seberang; penuh rintangan obak dan topan; susun program mulai dari sekarang: Untuk mengatasi tantangan kedepan,”.

Harapan yang sama juga disampikan oleh Ketua DPD MABM Kalbar, H Abang Imien Thaha. Saat ditemui secara terpisah, dirinya mengatakan MABM harus mampu tampil sebagai organisasi maju, besar serta bermartabat. Untuk bisa mewujudkan cita-cita tersebut, MABM sangat memerlukan sumbang saran serta pemikiran dari semua pihak.

Kepada generasi muda, tokoh karismatik yang akrab disapa Ayah Imien ini menaruh harapan agar seni budaya Melayu dapat terus dilestarikan. Tak cukup sampai disitu saja, tetapi juga dikembangkan. “Bangsa yang bermartabat itu adalah bangsa yang mau memegang teguh adat istiadat leluhurnya,” ingatnya.

Disinggung soal program kerja kedepan, Agus Salim yang juga menjabat sebagai bupati Pontianak ini menerangkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan konsolidasi hingga ketingkat bawah. Selain itu, melalui jajaran kepengurusan yang ada pihaknya juga akan menginventarisir seni budaya Melayu. Sedangkan untuk program jangka panjang, MABM Kabupaten Pontianak berencana membangun Museum Rumah Melayu. Jika cita-cita ini terwujud, disana akan ditempatkan beragam benda-benda peninggalan leluhur yang bernilai sejarah tinggi. “Soal tempat, rencanakan akan kita dibangun di sekitar komplek Keraton Amantubillah Mempawah,” terang dia.

Usai pelantikan pengurus DPD MABM Kabpon periode 2003-2013, acara dilanjutkan dengan persembahan tari kreasi khas Melayu. Tak hanya itu saja, dalam kesempatan tersebut juga ditampilkan seni Tundang atau Pantun Berdendang.

Sumber : www.pontianakpost.com


Dibaca : 2.119 kali.

Tuliskan komentar Anda !