Minggu, 26 April 2026 |Isnain, 9 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 482
Hari ini
:
12.215
Kemarin
:
23.172
Minggu kemarin
:
7.342.256
Bulan kemarin
:
101.098.282
Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
27 maret 2008 01:40
Usul Pengadaan Buku Perkuliahan dan Melayu
Tanjungpinang- Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kepri (Kepulauan Riau) mengusulkan pengadaan buku perkuliahan mengenai sejarah Melayu di Perpustakaan Daerah Arsip Kepri. Hal ini terungkap saat KAMMI melakukan audensi dan menyampaian aspirasi masyarakat, Jumat (14/3) di kantor tersebut.
Koordinator KAMMI mengatakan sebagai masyarakat Melayu yang agamis, buku-buku sejarah budaya Melayu yang kental dengan nuansa Islam perlu ada di Perpustakaan Daerah. Selain itu, KAMMI juga menerima keluhan dari mahasiswa Kepulauan Riau khususnya Tanjungpinang tentang minimnya buku-buku perkuliahan. “Dengan adanya pertemuan ini, kami berharap ke depan pihak perpustakaan bisa memenuhi apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan mahasiswa,” ujar Dachroni.
Kepala Kantor Perpustakaan Daerah, Amir Husein, menyambut baik usulan tersebut. “Selain pengadaan buku dari pemerintah provinsi, sebagian buku-buku yang ada di perpustakaan merupakan sumbangan masyarakat dan kita juga berusaha menambah,” kata Amir Husein sembari mengungkapkan hingga saat ini perpustakaan memiliki 29.502 buku dengan 2.425 judul.
Ia juga mengatakan untuk tahun ini pihaknya telah menyiapkan buku-buku perkuliahan dan sekarang sedang dalam proses penomoran buku. Ia sudah menyurati berbagai perguruan tinggi yang ada di Provinsi Kepulauan Riau untuk merekomendasikan buku-buku perkuliahan yang dibutuhkan. “Kita akan melakukan kerja sama dengan kajian Melayu Malaysia untuk buku-buku sejarah Melayu,” ucapnya.