Close
 
Rabu, 10 Juni 2026   |   Khamis, 24 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 3.853
Hari ini : 47.070
Kemarin : 25.426
Minggu kemarin : 227.151
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

16 april 2008 06:48

Pemkot Palembang Gelar Festival Seni Budaya Pelajar 2008

Pemkot Palembang Gelar Festival Seni Budaya Pelajar 2008

Palembang– Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menggelar Festival Seni dan Budaya tingkat pelajar se-Kota Palembang.

Kegiatan yang diikuti 2.100 peserta tersebut berlangsung meriah di Aula SMK 6 Palembang kemarin. Wali Kota Palembang melalui Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Palembang Hendri Yansyah mengatakan, penyelenggaraan festival tersebut bertujuan menumbuhkembangkan generasi muda yang tangguh, cerdas, dan mandiri.

“Secara khusus, kegiatan tersebut memberikan tanggung jawab besar kepada pemerintah untuk semakin menggiatkan acara-acara yang melibatkan peserta didik. Jadi, mereka dapat berperan serta aktif dalam melestarikan budaya daerah dan nasional,” ujarnya seusai meresmikan Festival Seni dan Budaya Pelajar Palembang 2008 kemarin (15/4).

Menurut Hendri, Festival Seni dan Budaya Pelajar tersebut diisi serangkaian perlombaan dengan bidang atau tangkai lomba yang beragam. Hal tersebut dapat dijadikan parameter dalam menyaring siswa-siswa yang berbakat sesuai tingkat pendidikan dan usia. Dia menuturkan, sebanyak 10 tangkai perlombaan akan dilaksanakan dalam festival tersebut.

Dengan kategori perlombaan mewarnai, melukis, tari kreasi, menyanyi keroncong, menyanyi solo, dan tarian-tarian daerah.  “Kita berorientasi pada seni budaya daerah dan nasional, di mana para siswa harus menumbuhkembangkan daya kreasi dan kemampuannya untuk mengangkat budaya bangsa secara luas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasi Kebudayaan Dinas Pendidikan Nasional Kota Palembang Ariyati mengatakan, sebanyak 10 tangkai perlombaan memiliki kategori penilaian masing-masing dari dewan juri. Ariyati menegaskan, ribuan siswa tersebut harus mengikuti peraturan yang telah ditentukan pihak panitia maupun dewan juri.

Dengan begitu, kegiatan dapat berjalan baik sesuai target yang telah direncanakan. “Kita punya aturan main, jadi siswa benar-benar mengikuti serius dan beriktikad mengembangkan potensi yang dimilikinya, baik dalam bidang seni dan budaya asli Indonesia, maupun daerah Sumsel yang saat ini semakin tergerus zaman,” cetusnya. (retno palupi) 

Sumber : www.seputar-indonesia.com (16 April 2008)
Kredit foto : www.palembang.go.id


Dibaca : 4.534 kali.

Tuliskan komentar Anda !