Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
25 juni 2007 02:36
Walikota Tanjungbalai Akui Prestasi Seni Nasyid Menurun
Tanjungbalai-Walikota Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut), dr. H. Sutrisno Hadi, SpOG mengatakan, pada tahun 80-an sampai tahun 1995, nasyid cukup berkembang di Tanjungbalai, bahkan kafilah Kota Tanjungbalai pernah menjadi juara pertama tahun 1995 pada Festival Rebana Nasional di Jakarta.
Dalam perkembangannya, seni nasyid cenderung menurun sampai saat ini. Prestasi seni nasyid yang diperoleh kota Tanjungbalai di tingkat propinsi sudah kurang menonjol.
Demikian arahan Walikota dr. H. Sutrisno Hadi, SpOG dalam acara pembukaan Festival Seni Nasyid (FSN) tingkat kota Tanjungbalai, Kamis (21/6) malam di gedung Serba Guna Tanjungbalai.
Hadir dalam acara itu, Wakil Walikota Tanjungbalai Drs. H. Thamrin Munthe, Mhum., Kapolresta Drs. Edi Hasiholan Napitupulu, Dansional Letkol Laut Dri Suatmaji, MUI, para kepala dinas, camat dan lurah se kota Tanjungbalai serta para peserta festival.
”Menurunnya prestasi nasyid di Tanjungbalai harus menjadi perhatian khusus para seniman nasyid dan masyarakat umum. Seni nasyid sebagai salah satu cabang seni yang bernuasa islami harus ditumbuhkembangkan sebagai milik masyarakat,” kata walikota.
Disampaikan Walikota, minimnya peserta utusan tiap kecamatan dalam festival tahun ini dapat dijadikan indikator belum optimalnya pembinaan seni nasyid di tingkat wilayah kecamatan dan kelurahan dan diminta agar hal itu menjadi perhatian.
Ketua Umum Penyelenggara FSN Drs. H. Hasbi Budiman dalam laporannya yang disampaikan Ketua Umum Pelaksana dr. H. Husinuddin mengatakan bahwa FSN diikuti 41 grup remaja putra dan putri.
Sebelumnya, Walikota Tanjungbalai didampingi Kapolresta, Dansional, Ketua Pelaksana, dan tokoh-tokoh agama memakaikan jubah sebagai tanda baiat kepada seluruh dewan juri FSN.
Sumber : hariansib.com Kredit foto : www.islam.gov.my