Selasa, 18 Agustus 2026 |Arbia', 4 Rab. Awal 1448 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini
:
3.142
Kemarin
:
19.117
Minggu kemarin
:
179.363
Bulan kemarin
:
11.454.048
Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
28 juni 2007 04:29
Peresmian Istana Sayap Kerajaan Pelalawan
Pangkalankerinci- Peresmian Istana Sayap Kerajaan Pelalawan yang akan diresmikan pada akhir Oktober 2007 mendatang, selain akan dihadiri sejumlah pejabat dari provinsi, kabupaten/kota di Riau, juga akan dihadiri oleh Menteri Besar Melaka, Malaysia, Dato HM. Ali Rustam.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Pelalawan HT. Ubaidillah kepada wartawan menyebutkan, pihaknya berharap Menteri Besar Melaka, Malaysia Dato HM. Ali Rustam, akan menghadiri kegiatan itu. Apalagi pada saat awal peletakan batu pertama pembangunan istana, juga dihadiri oleh salah satu menteri dari negeri bagian di Malaysia tersebut.
”Pelalawan memiliki keterkaitan sejarah dengan Kerajaan Melaka tempo dulu. Kita mengharapkan Menteri Besar Melaka menyempatkan diri menghadiri peresmian Istana Sayap Pelalawan. Dan Insya Allah beliau jugalah yang akan meresmikan pemakaiannya nanti,” papar Ubaidillah.
Hanya saja, imbuh Ubaidillah, Istana Sayap yang sebelumnya dibangun oleh PT. Riaupulp hingga rampung itu belum ada serah terima dengan Pemkab Pelalawan, yang nantinya akan dikelola langsung oleh Dinas Parsenibud.
”Saat ini, memang belum ada serah terima dari perusahaan kepada pemerintah daerah setempat. Kita juga berharap sebelum serah terima agar dibuatkan acara serta memperbaiki atap yang rusak. Sesuai informasi yang diterima, perusahaan juga akan mengadakan acara sempena serah terima tersebut,” ucapnya.
Mengenai persiapan menjelang peresmian Istana Sayap Pelalawan yang nantinya akan menjadi salah satu ikon objek wisata sejarah di kabupaten yang bermotokan Tuah Negeri Seiya Sekata ini, Ubai mengatakan saat ini pihaknya sedang memasukkan mebeler.
”Saat ini saya ada di istana bersama staf untuk memasukkan mebeler dan perlengkapan fasilitas lainnya sebelum peresmian tersebut,” ulasnya.
Dalam kesempatan itu, Ubai mengungkapkan bahwa bangunan Istana Sayap yang dirancang sesuai aslinya. Selain itu Istana Sayap juga dilengkapi dengan berbagai peninggalan-peninggalan sejarah budaya Melayu yang ada di bumi Tuah Negeri Seiya Sekata.
”Peninggalan-peninggalan tersebut menimbulkan ketertarikan untuk melihat secara langsung dan lebih dekat keberadaan Istana Sayap Kerajaan Pelalawan, karena selama ini mereka mengetahui tentang Istana Sayap Kerajaan Pelalawan hanya melalui media,” ujar Ubai.
Menurut Ubaidillah, Bupati Pelalawan yang sudah mencanangkan tahun 2007 ini sebagai Tahun Pendidikan dan Pariwisata, sudah merancang adanya paket wisata sejarah dan budaya dengan menggunakan fasilitas kapal dari Pangkalankerinci menuju Istana Sayap serta Komplek Makam Sultan di Desa Pekan Tua.
Penabalan Kesultanan
Kegiatan peresmian Istana Sayap juga akan diikuti dengan penabalan Kesultanan Pelalawan. Selain itu juga, akan dilantik empat datuk dan para batin serta penghulu adat di wilayah Kabupaten Pelalawan.
”Kita telah mengagendakan kegiatan pelantikan itu, saat ini kita tinggal mencari tatacara sesuai alur yang patut serta waktu yang tepat dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Karena kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang menyangkut marwah masyarakat adat kita. Maka kita harus berusaha melaksanakannya sesuai ketentuan adat,” ungkap Ketua DPH LKAM Ir. H. Edy Sabli, MSi. di tempat terpisah.
Menurut Edy, bila merunut pada zaman kerajaan Pelalawan, penabalan Sultan akan dilakukan oleh Empat Datuk Besar Adat Melayu Pelalawan. Namun kemungkinan pengukuhan Sultan nantinya akan dilakukan oleh Bupati atau Gubernur.
”Jika pada masa lalu sebelum Indonesia merdeka, yang mengukuhkan Sultan Pelalawan adalah Ratu Wilhelmina atau pejabat tinggi kerajaan Hindia Belanda yang ditunjuk oleh Ratu Belanda tersebut. Namun setelah negara kita merdeka, maka pengukuhan bisa dilakukan oleh kepala daerah kita,” jelasnya.