Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
10 oktober 2008 01:31
Jusuf Kalla Dijadwalkan Buka SSM dan Resmikan Ekspor Gambir
Padang, Sumbar- Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali kunjungi Sumatera Barat (Sumbar) setelah bulan Juli lalu saat menjadi saksi nikah putri pertama Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi
Wapres dijadwalkan akan membuka secara resmi Silahturahmi Saudagar Minang (SSM), Sabtu (11/10) mendatang di Hotel Pangeran`s Beach Hotel. Wapres sendiri akan tiba di Sumbar, Jumat (10/10) sore. Rapat persiapan menyambut kedatangan RI 2 ini yang dipimpin Plt Sekprov Asrul Syukur kemarin, juga menjadwalkan Wakil Presiden meresmikan ekspor perdana gambir dan pinang sebanyak 5 kontainer.
Namun, agenda ini masih menjadi agenda tentatif karena tergantung agenda keprotokalan istana. “Wapres akan datang beserta istri Jumat sore dan malam harinya menghadiri jamuan makan malam dengan SSM di Gedung Rohana Kudus,” kata Asrul Syukur usai memimpin rapat persiapan SSM di Kantor Gubernur, Rabu (8/10). Rapat yang dihadiri seluruh unsur muspida terkait. Mulai dari pihak Polda, Danlantamal, dinas terkait lainnya.
Pada hari kedua (Jumat/11/10), JK akan membuka secara resmi SSM di Pangeran Beach Hotel yang dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan bagi saudagar Minang. Dijadwalkan, dalam acara SSM tersebut Ny Mufida Kalla akan melakukan pengguntingan pita untuk pembukaan pameran di hotel tersebut.
Wapres sebelum bertolak ke Jakarta, juga direncanakan meninjau pembangunan Masjid Raya di Jalan Khatib Sulaiman. Di sini, Wapres hanya dijadwalkan sebentar sekitar 5 menit. Namun untuk rencana ini, kata Asrul masih belum ada kepastian. Begitu juga dengan pelepasan komoditi ekspor hasil perkebunan Sumbar yang baru masih rencana agenda.
Dalam kesempatan itu, Paspampres yang ikut menghadiri pertemuan tersebut mengingatkan agar panitia acara memperhatikan makanan yang akan disajikan. Karena, pihaknya membaca informasi bahwa pernah terjadi keracunan makanan di hotel tempat penyelenggaraan SSM. Selain itu, Paspampres juga meminta agar pihak kepolisian tidak terlalu lama menutup jalan raya. Sehingga tidak membuat masyarakat menunggu dalam penutupan jalur tersebut.
Untuk pengawasan makanan ini direncanakan dilakukan pengawasan oleh Dinas Kesehatan dan BPOM. Sehingga, makanan yang disajikan tidak bermasalah. (afi/rdo)