Close
 
Senin, 20 April 2026   |   Tsulasa', 3 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 1.148
Hari ini : 21.257
Kemarin : 26.672
Minggu kemarin : 249.242
Bulan kemarin : 101.098.282
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

10 desember 2008 04:22

Ilmuwan 9 Negara Bahas Teori Darwin di Makassar

Ilmuwan 9 Negara Bahas Teori Darwin di Makassar

Makassar, Sulawesi Selatan- Sekitar 35 ilmuwan, pakar, peneliti, dan akademisi, dari sembilan negara dijadwalkan akan menjadi narasumber Konferensi Internasional bertajuk Alfred Russel Wallace and The Walacea di Hotel Imperial Aryaduta, Makassar, Rabu (13/12).

Kegiatan yang berlangsung hingga Sabtu (13/12) ini dijadwalkan menghadirkan Mantan Presiden RI BJ Habibie sebagai keynote speaker.

Selain ilmuwan dan peneliti dari sejumlah universitas dan lembaga di tanah air, seminar internasional yang digagas Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) tersebut juga menghadirkan narasumber dari Spanyol, Italia, Australia, Inggris, Amerika Serikat (USA), New Zealand, Thailand, dan Belanda.

Ketua AIPI, Prof Sangkot Marzuki MD, Selasa (9/12), mengatakan, pentingnya Indonesia mempelopori peringatan 150 tahun Surat dari Ternate karena peran besar Alfred Russel Wallace sebagai penemu dasar teori evolusi bersama Charles Darwin.

"Terlupakannya peran Wallace oleh dunia juga berarti terlupakannya peran bumi Indonesia dengan keragaman hayatinya yang telah menginspirasi lahirnya teori evolusi serta nama Ternate sebagai tempat turunnya ilham tersebut," kata Sangkot didampingi Kepala Tata Usaha Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel Abdullah Djabbar di Hotel Imperial Aryaduta, Selasa (9/12).

Darwin dan Alfred merupakan penemu teori evolusi berdasarkan pertemuan ilmiah di Linnean Society, 1 Juli 1858 silam. Sebelumnya, di penghujung 1858, pria berkebangsaan Inggris ini mengirimkan surat dan makalah yang menguraikan hilang dan munculnya spesies baru makhluk hidup adalah hasil seleksi alam dari Ternate.

Inilah yang menjadi proses lahirnya teori evolusi mahluk hidup yang sudah dipikirkan Darwin sekian lama. "Akan tetapi dalam perjalanan sejarah nama Wallace lambat laun dilupakan. Sementara tahun 2009 dicanangkan tahun Darwin memperingati 150 tahun buku terkenal Darwin yang terbit setahun setelah surat dari Ternate," papar Sangkot.

Pameran dan Fotografi

SURAT dari Ternate merupakan peristiwa besar yang sarat pesan ilmiah karena sebenarnya sebagai hari lahir teori evolusi yang menjadi momentum keilmuan terbesar di abad ke-19.

Tidak hanya seminar internasional, peringatan 150 tahun Surat dari Ternate yang digelar dengan kemitraan AIPI dengan Yayasan Wallacea Indonesia (WTF), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan Conversation Internasional Indonesia (CII), juga diisi sejumlah acara.

Di antaranya pameran fotografi Wallace di Plaza Senayan (19-30 November) yang berlanjut di Hotel Sahid Jaya Makassar sejak kemarin. Prasimposium mengenai Alfred Russel Wallace, Sang Naturalis di Ternate, pekan lalu, sampai terbitnya artikel khusus mengenai Wallace di National Geographic edisi bulan Desember 2008.

Sumber : http://www.tribun-timur.com/ (10 Desember 2008)
Kredit foto : sayapbarat.wordpress.com


Dibaca : 5.764 kali.

Tuliskan komentar Anda !