Close
 
Rabu, 29 April 2026   |   Khamis, 12 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 4.990
Kemarin : 22.835
Minggu kemarin : 169.256
Bulan kemarin : 101.098.282
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

16 mei 2009 01:15

Musikalisasi Puisi `Deavies Sanggar Matahari` di Jambi

Musikalisasi Puisi `Deavies Sanggar Matahari` di Jambi

Jambi - Deavies Sanggar Matahari Jakarta, Minggu (17/5) pukul 14.00 WIB, akan menggelar Konser Musikalisasi Puisi di Aula Kantor Balai Bahasa Provinsi Jambi. Usai di Jambi, tanggal 24-25 Mei 2008, kelompok musikalisasi yang sudah berkiprah sejak 1990 ini akan tampil di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzkuki (TIM), Jakarta. Kepala Kantor Bahasa Provinsi Jambi, Yon Adlis, mengatakan, Deavies Sanggar Matahari sudah malang melintang di dunia musikalisasi puisi sejak 1990. Karenanya, seniman-seiman di Jambi diharapkan bisa terinspirasi dengan kehadiran Deavies Sanggar Matahari Jakarta, katanya, Jumat siang.

Puisi-puisi yang akan dimusikalisasikan antara lain Gergaji (Slamet Sukirnanto), Nawang Wulan (Subagiyo Sastrowardoyo), Pada Mu Jua (Amir Hamzah), Refleksi Jarak dan Waktu (Ahmadun Yosi Herfanda), Diponegoro (Chairil Anwar), Hutan yang Terbakar (Kemala), Inilah Cinta (Rumi), Salam Damai (Fikar W. Eda), dan Salju (Wing Karjo). Sejumlah karya yang ditulis sendiri adalah Ruh (u) Krak, Nyanyian Rindu (Dedies Putra Siregar), Problema II, Mama, Musik Alam (H Fredie Arsi).

Ketua Pelaksana Konser sekaligus Ketua Kompi Jambi, Ricky A Manik, mengatakan, Deavies Sanggar Matahari beranggotakan enam orang bersaudara kandung dan mengkhususkan kegiatan berkeseniannya di bidang musikalisas puisi. Berawal dari minat berteater, baca puisi, main musik, dan berprestasi tiga tahun berturut-turut (1990-1994) di Pusat Bahasa, Dirjen Kebudayaan dan beberapa Ormas/ OKP/ Parpol, penyelenggara Festival Puisi Kelompok, Puisi Kreatif dan Musikalisasi Puisi. 

Deavies Sanggar Matahari telah menyelenggarakan Tour Pentas Keliling 10 (sepuluh) kota dan kabupaten di Sumatra Utara dalam rangka memasyarakatkan musikalisasi puisi di tahun 1992, dan pada bulan oktober 1994 mendapat penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia Kementerian Pemuda dan Olah Raga sebagai Pemuda Pelopor DKI Jakarta di bidang pengabdian seni dan budaya.

Pada tahun yang sama, bersama orang tua mereka, H. Fredie Arsi, Deavies Sanggar Matahari menjadi mitra kerja Pusat Bahasa Depdiknas RI dalam program Bengkel Sastra, apresiasi sastra bidang musikalisasi puisi untuk siswa sekolah menengah umum dan yang sederajat se-Indonesia sampai saat ini.

Konser Deavies Sanggar Matahari kali ini didampingi oleh 10 grup musikalisasi puisi dari Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jambi, Riau, dan Sumatera Utara. Ini adalah konser kedua Deavies Sanggar Matahari setelah konser besar mereka pada peringatan 10 tahun sanggar tersebut pada Oktober 2000.

Deavies Sanggar Matahari telah melahirkan empat album musikalisasi puisi, antara lain: Apresiasi Sastra (Balai Pustaka 1996), Puisi Untuk Aceh (KaSUHA 2000), Nyanyian Rindu (2003), dan Ruh (u) Krak (2007). Selain konser, Deavies Sanggar Matahari juga akan melaksanakan workshop untuk guru SMP dan SMA yang dilaksanakan hari Sabtu dan Minggu (16-17/5) dengan uang pendaftaran sebesar 50 ribu. Sementara tiket masuk di konser sebesar Rp 20 ribu untuk umum dan 10 ribu untuk pelajar dan mahasiswa. (Yurnaldi)

Sumber: http://oase.kompas.com
Kredit Foto: http://aroengbinang.blogspot.com


Dibaca : 3.510 kali.

Tuliskan komentar Anda !