Close
 
Rabu, 19 Agustus 2026   |   Khamis, 5 Rab. Awal 1448 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 6.872
Kemarin : 21.379
Minggu kemarin : 179.363
Bulan kemarin : 11.454.048
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

28 juli 2007 05:03

Gawai Seni Tanjungpinang ke-5 Tahun 2007

Gawai Seni Tanjungpinang ke-5 Tahun 2007

Tanjungpinang- Gawai Seni Kota Tanjungpinang ke-5 tahun 2007 di lapangan Pamedan yang dibuka Wali Kota Tanjungpinang Suryatati A Manan, Senin (23/7) lalu diramaikan dengan berbagai kegiatan. Di antaranya, Festival Lagu Melayu tingkat SD, SMP, SMA dan umum yang berlangsung tiga malam mulai 23– 25/7 mendatang. Untuk festival ini sudah menyelesaikan babak final.

Selain itu, untuk cabang Festival Tari Melayu, sudah diselesaikan Festival Tari Melayu Tradisional tingkat SD, SMP dan Tari Melayu Kreasi tingkat SMA, Rabu (26/7) malam. Sedangkan, untuk Festival Tari Melayu Kreasi tingkat Umum berlangsung Kamis (27/7) malam   di tempat yang sama.

Untuk festival Lagu Melayu tingkat SD, SMP diikuti sekitar 23 peserta, dan dan tingkat SMA juga diikuti sekitar 23 orang. Sementara, untuk umum ada sekitar 18 orang. Untuk Tari Tradisi Melayu tingkat SD dikuti lima grup, SMP diikuti tujuh grup, dan Tari Melayu Kreasi tingkat SMA diiktui enam grup serta sekitar 13 grup untuk umum di Tari Melayu Kreasi.

Gawai Seni kali ini, disemarakkan juga dengan Expo Wisata, dan terdapat sekitar 31 stand.  Expo Wisata perdana ini diikuti beberapa paguyuban se-Kota Tanjungpinang, dan beberapa kabupaten kota di Kepri. Seperti, dari Lingga, Natuna, Tanjungpinang, Bintan, dan Provinsi  Kepri.

Wako Suryatati, mengatakan gawai seni telah menjadi ajang penting bagi Kota Tanjungpinang didalam pembinaan prestasi seni. Sedangkan Expo Wisata yang perdana ini, memberi warna tersendiri kepada masyarakat luas tentang potensi wisata yang ada di Kota Tanjungpinang, dan di Kepri. ”Potensi wisata kita sangat benar, maka harus dioptimalkan pemanfaatan bagi kemajuan kepariwisataan”, kata Suryatati.

Sedangkan Plt  Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang Drs  Abdul Kadir Ibrahim mengatakan Expo Wisata sebagai upaya menampakkan Tanjungpinang memiliki  beragam potensi wisata. ”Kota Tanjungpinang adalah Indonesia mini. Segala seni, dan budaya di Indonesia ada di Tanjungpinang. Maka, harus dikembangkan, dan dikemas sebagai daya tarik wisata Kota Tanjungpinang dimasa mendatang”, ujar Akib.

Sumber : Batam Pos
Kredit foto : www.heritage.gov.my


Dibaca : 2.790 kali.

Tuliskan komentar Anda !