Pengunjung Online : 182 Hari ini : 17.880 Kemarin : 17.382
Anda pengunjung ke 71.323.615 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Opini
 | 31 maret 2009 10:48 Oleh: Suryadi Lagu-lagu Minang, atau yang lebih dikenal sekarang dengan istilah pop Minang, ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang. Cikal-bakal pop Minang sudah muncul sejak akhir abad ke-19, demikian yang dapat dikesan dari artikel Bart Barendregt, “The sound of ‘longing for home‘; Redefining a sense of community through Minang ... detail... » |
 | 28 maret 2009 10:52 Oleh: Sunaryono Basuki Ks Mohon maaf sebelumnya kepada semua pihak kalau-kalau yang saya tulis ini menyinggung perasaan atau wibawa atau apa saja yang Anda punyai. Tulisan ini sekedar mengemukakan keheranan saya akan kreatifitas bangsa ini dalam memberi nama-nama tempat. Saya mulai dengan nama-nama pelabuhan. Jakarta punya Tanju... detail... » |
 | 24 maret 2009 10:58 Oleh Suryadi Dalam tulisan singkat ini saya ingin menginformasikan bagian dari khazanah budaya dan sejarah Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berada di luar negeri, yaitu koleksi surat-surat Raja Buton yang tersimpan di Universiteitsbibliotheek Leiden (Perpustakaan Universitas Leiden) di Leiden, Belanda. Semoga informasi ini bermanfaat ... detail... » |
 | 21 maret 2009 10:50 Oleh M Burhanudin Adoh ratu cedhak watu, jauh dari raja dekat dengan batu. Kalimat tersebut cocok untuk menggambarkan eksistensi Banyumas atau wong Banyumas. Secara politik, tak pernah ada raja yang berkeraton di wilayah yang dikelilingi pegunungan ini, yang ada hanya adipati. Banyumas —sekarang kabupaten di Jawa Tengah— menjadi se... detail... » |
 | 18 maret 2009 12:03 Oleh: Tengku Dahril Secara politis Riau telah menetapkan diri sebagai pusat ekonomi dan kebudayaan Melayu dalam lingkungan masyarakat yang agamis sejahtera lahir dan batin di kawasan Asia Tenggara tahun 2020. Pernyataan ini tertuang dengan sangat jelas dalam Visi Riau 2020 yang harus menjadi rujukan dari setiap perencanaan pembangunan y... detail... » |
 | 17 maret 2009 10:29 Oleh: Eka Fendri Putra Kemanusiaan kita kenal sebagai sesuatu yang universal. Cita-cita tentang kesejahteraan manusia dikenal oleh seluruh umat manusia di seantero dunia dengan cara masing-masing. Betapa pun beragam corak pelafalannya, karena konteks setiap kelompok masyarakat banyak memberikan warna, tak pelak lagi, semangat ini mer... detail... » |
 | 13 maret 2009 11:33 Oleh: Willy Hangguman Enam tahun silam mantan Presiden Megawati Soekarnoputri mencanangkan tanggal 9 Maret sebagai Hari Musik Nasional. Tanggal 9 Maret dipilih karena pada tanggal itu, Wage Rudolf Soepratman, pencipta lagu Indonesia Raya, lagu kebangsaan Indonesia, lahir. Keputusan tersebut cerdas, karena itu adalah bentuk pengakuan pe... detail... » |
 | 11 maret 2009 10:32 Oleh: Tengku Dahril Keberhasilan bangsa Indonesia meredam gejolak internal melalui perdamaian di Aceh, Poso, Maluku dan Papua serta kemampuan bangsa Indonesia memperkuat ketahanan pangan melalui swasembada beras pada tahun 2008 merupakan prestasi gemilang yang pantas untuk disyukuri. Indonesia merupakan sebuah bangsa besar yang sangat majemu... detail... » |
 | 07 maret 2009 08:58 Islam masuk ke Filipina sebelum penjelajah Spanyol menginjakkan kaki di tanah negeri ini. Itu dibuktikan dengan adanya laporan seorang pengembara Cina pada zaman Dinasti Yuan, 1280-1368. Muslim di Filipina biasanya dikenali sebagai masyarakat Moro. Mereka umumnya berdiam di Pulau Mindanao (pulau kedua terluas di Filipina), Kepulauan Sulu, Pa... detail... » |
 | 03 maret 2009 10:00 Oleh Ivan A Hadar Tanggal 5 Maret 2009 genap 100 tahun Sutan Sjahrir. ”Bung Kecil”, begitu Sjahrir dijuluki, tercatat sebagai tokoh sentral perjuangan kemerdekaan Indonesia, khususnya bidang politik dan diplomasi. Dikenal cerdas, Sjahrir saat berusia 19 tahun mengambil bagian dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Pada usi... detail... » |
 | 28 februari 2009 10:35 Oleh Suryadi Namanya Karaeng Sangunglo atau kadang ditulis Sanguanglo. Ia adalah keturunan bangsawan Gowa, sebuah kerajaan lokal di Sulawesi Selatan. Tapi lelaki yang, menurut kesaksian seorang Inggris, berbadan berdegap itu berkubur jauh di seberang Laut Sahilan. Ia tewas dalam mempertahankan Kerajaan Kandy dari aneksasi kolonialis Belanda d... detail... » |
 | 24 februari 2009 10:58 Oleh: Binhad Nurrohmat Kamus, tata bahasa, mesin cetak, telepon, dan internet memperpesat pergaulan dan perkembangan kebudayaan modern. Pada masa lampau, jarak geografis dan perbedaan bahasa menjadi kendala interaksi antarmanusia dan kebudayaannya, tapi kemajuan peradaban membuat bentangan jarak geografis bisa disambungkan oleh teknologi ... detail... » |
|