Oleh: Widodo Prasetyo Dengan Bapak jangan durhaka, supaya Allah tidak murka Dengan Ibu hendaklah hormat, supaya badan dapat selamat Dengan anak janganlah lalai, supaya boleh naik ke tengah balai Dengan kawan hendaklah adil, supaya tangannya jadi kepil Sumpah Pemuda 1928 menegaskan bahwa bahasa Indonesia ...
Oleh : Udo Z. Karzi Sebelumnya, saya ingin berterima kasih kepada Budi P. Hatees, Asarpin, dan Irfan Anshory yang melalui tulisan mereka telah merangsang saya untuk kembali berwisata bahasa-budaya Lampung. Banyak hal yang ingin saya tanggapi sebenarnya. Tapi, dalam ruang yang terbatas ini, saya hanya ingin ...
Oleh: Wuryastuti Sunario Harus diakui bahwa Indonesia semakin tertinggal dalam persaingan pariwisata di kawasan ASEAN dibanding Thailand, Malaysia, dan Singapura. Padahal, Indonesia demikian kaya dengan aneka ragam budaya dan alam yang indah dan memukau. Pada tahun 1999, Indonesia menerima sekitar 5 juta wisatawan atau 14% ...
Oleh : Muhammad Nasir Tepat di gerbang Pulau Bintan, sekitar 10 menit penyeberangan dari Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, terhampar sebuah pulau yang menyimpan sejuta khazanah kebesaran sejarah Melayu. Namanya Pulau Penyengat. Sebuah hamparan daratan eksotis yang menyimpan aneka situs dan taman perhelatan bagi ...
Oleh : Frans Sarong dan Pascal S. bin Saju Pulau Flores dan sekitarnya seperti Pulau Lembata, Adonara, Solor, dan Komodo, dikenal kaya dengan obyek wisata yang unik, dan bernilai tinggi. Empat obyek wisata di antaranya sudah dikenal hingga mancanegara, yakni biawak raksasa komodo di Komodo, taman laut Riung, danau berwarna ...
Perjalanan budaya MelayuOnline.com selama sehari di Kalimantan Barat (Kalbar) berakhir di Istana Alwatzikhoebillah, Sambas. Sebelumnya, MelayuOnline.com telah mengunjungi dua istana Melayu lainnya, yaitu Istana Kadriah di Pontianak dan Istana Amantubillah di Mempawah. Berdasarkan studi inventarisasi oleh Balai Kajian Sejarah Kalbar pada ...
Oleh : Cecep Rukendi, S.Sos Mengapa orang dari Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan sebagainya datang berduyun-duyun ke pantai Kuta dan pantai Sanur di Bali? Bukankah di negara mereka sendiri terdapat banyak pantai yang mungkin saja pemandangan alamnya lebih indah daripada pemandangan pantai Kuta dan Sanur di Bali tersebut? ...
Dharmasraya- Nama Dharmasraya boleh jadi tidak sepopuler Kota Padang, pun tidak setenar Bukittinggi dengan Jam Gadangnya. Namun, di kabupaten yang terletak di Sumatra Barat itulah tersimpan situs sejarah ibu kota Kerajaan Melayu abad ke-13. Candi-candi peninggalan Kerajaan Melayu yang bersemayam ratusan tahun di Kabupaten ...
Oleh: Bambang Budi Utomo Kawasan timur Indonesia memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi wisata cruise. Sebut saja, misalnya Ternate, Tidore, dan tetangga-tetangganya yang memang menyediakan sebuah paket tur yang menarik; tepi pantai yang indah, taman karang yang aman (laguna), puncak gunung api yang dapat didaki, adat ...
Oleh: Ahmad Sahidah Kemenangan Barisan Nasional (BN) pada pemilihan umum ke-12 telah diprediksikan sebelumnya. Mesin politik, media, dan uang yang lebih kuat menempatkan UMNO, MCA, dan MIC di atas seteru politiknya, PKR, PAS, serta DAP dalam Barisan Alternatif (BA). Namun, ramalan bahwa BA akan memperoleh suara signifikan juga ...
Sayang, MelayuOnline.com hanya punya waktu satu hari saja untuk menelusuri jejak-jejak sejarah Melayu di Kalimantan Barat. Siang hari, Kamis (21/02/2008), MelayuOnline.com bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh Melayu Kalimantan Barat di kantor Majlis Adat Budaya Melayu (MABM) Kalbar. Sore harinya hingga menjelang waktu isya‘, MelayuOnline.com ...
Oleh: Abdul Malik Delapan puluh tahun yang lalu (28 Oktober 1928—28 Oktober 2008), para pemuda kita menggoreskan tinta emas dalam sejarah kita sebagai bangsa. Dalam peristiwa yang dikenal sebagai Sumpah Pemuda mereka mengikrarkan sumpah yang sangat sakti: mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia; bertanah air satu, tanah air Indonesia; ...