Wednesday, 20 May 2026 |Wednesday, 3 Dzulhijah 1447 H
Online Visitors : 1.183
Today
:
22.632
Yesterday
:
25.387
Last week
:
249.195
Last month
:
15.288.374
You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
05 november 2009 04:30
84 Pelajar Singapura Belajar Budaya Melayu
Batam, Kepulauan Riau - Sebanyak 84 pelajar dari Sembawang Secondary School Singapura mengadakan kunjungan ke SMP Kartini Batam, Selasa (3/11). Tujuan mereka ingin memperdalam budaya Melayu di Indonesia, khususnya di Batam.
”Batam bagian dari Indonesia yang bertetangga dengan Singapura, jadi kami berpikir untuk mengadakan kunjungan dan study budaya memperluas pengetahuan serta mengetahui lebih dalam bagaimana kehidupan melayu Indonesia diterapkan di sekolah,” ujar Councelor School Sembawang Secondary School, Sim York Sing didampingi perwakilan guru, Sivanesan Kerishnan kepada Batam Pos di SMP Kartini di Sekupang kemarin (3/11).
York Sing mengaku, kebudayaan pelajar di Batam sangat penting diterapkan bagi pelajar Singapura karena kebudayaan Melayu menjunjung tinggi petuah dan nilai-nilai keagamaan. ”Itu sangat penting untuk kita bawa balik ke Singapura dan ini menjadi bahan bagi mereka diskusi kepada orang tua masing-masing. Karena bagaimana pun, kita tumbuh dan berkembang di bumi Melayu dan kita tidak ingin pengaruh negatif dunia barat meracuni pelajar kita di Singapura,” ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, program kunjungan belajar ke luar negeri menjadi kebijakan dari pemerintah Singapura di bidang pendidikan untuk memperluas wawasan bangsanya serta mengetahui dari mana akar budaya bangsanya tersebut.
”Di Singapura ada empat etnis besar yakni China, India, Melayu nusantara serta campuran ras dari Eropa. Kita ingin pelajar kita mengetahui akar budayanya sehingga mereka bisa menjunjung tinggi,” ujar York Sing.
Di Batam, kunjungan pelajar tersebut difasilitatori PT Edu Adventure Travel. ”Kita akan ajak mereka outbond dan merasakan jejak petualang di Batam dengan berbagai permainan yang mendidik dan meningkatkan karakter,” ujar Manager PT Edu Adventure Travel, Peter Jalal.
Selain outbond di Golden View, ke 84 pelajar Singapura ini juga bermain tebak kata dan adu kecepatan mengatur kalimat. “Senang sekali, pelajar Batam respek kepada kita, ramah walaupun bahasa inggris mereka kurang, namun kita mencoba mengerti. Mereka antusias dan kita juga,” ujar salah satu siswa SembawangSecondary School, Asraf Bin ASuir,15.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Kartini, Sumarno mengatakan sangat menyambut baik kunjungan pelajar Singapura ke sekolah mereka tersbut. ”Kita bangga, mereka ingin beajar budaya melayu dari kita, dan kita ingin beajar bahasa Inggris kepada mereka. Kita akan adakan malam keakraban nanti malam (kemarin, red) dengan memperkenalkan jenis tarian melayu kepada mereka yang akan dibawakan siswa kita sendiri,” ujarnya. (c)