Wednesday, 13 May 2026 |Wednesday, 26 Dzulqaidah 1447 H
Online Visitors : 885
Today
:
19.316
Yesterday
:
33.274
Last week
:
209.627
Last month
:
15.288.374
You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
24 desember 2009 03:30
Musik Sasando Dikolaborasikan dengan Musik Modern
Kupang, NTT – Musik tradisional Sasando asal Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini gemanya hanya di sekitaran wilayah Bali dan Nusa Tenggara sehingga sudah saatnya musik ini berkolaborasi dengan alunan musik modern lainnya. "Kolaborasi dengan musik modern ini penting dilakukan sebagai salah satu bentuk promosi dan pengembangan aset budaya ini ke depan dan selakigus memikat para penikmatnya," kata Komposer musik dan lagu dari Universitas Katolik Widya Mandiri Kupang, Agust Beda Ama, di Kupang, Rabu.
Beda Ama menyebut hasil racikan musisi kenamaan Dwiki Dharmawan pada pagelaran Festival Musik Sasando memperebutkan Piala Presiden di Aula Eltari Kupang belum lama ini dengan merajut sendu lagu ciptaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berjudul "Kuyakin Sampai di Sana" merupakan salah contoh kolaborasi yang diinginkan. "Ini salah satu cara bagaimana agar musik Sasando ini tidak sekedar menjadi konsumsi di kalangan orang NTT, Bali, dan sekitarnya," katanya.
Beda Ama sependapat dengan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik yang optimis Sasando dapat bersanding di pelataran musik tradisional dengan provinsi lainnya, jika dikolaborasikan dengan musik modern yang berkembang pesat saat ini. Beda Ama yang juga salah satu tim juri pada pagelaran Festival Musik Sasando itu, mengatakan Menbudpar sempat terpesona dengan racikan musik petik Sasando oleh Musisi kenamaan Dwiki Dharmawan yang bersanding bersama musik modern lainnya mengiringi sejumlah lagu daerah NTT.
Menbudpar, kata Beda Ama usai menyaksikan pagelaran kolaborasi musik Sasando dengan musik modern lainnya, berjanji akan mengadakan festival yang sama di tingkat nasional. Menteri, juga kata Beda Ama, mengimbau semua pihak untuk mendukung aset dan kreasi budaya yang ada sehingga tidak kalah merdunya degnan musik daerah lain atau musik modern yang ada saat ini. Ia menyarankan pada penyelenggara hiburan musik yang mendatangkan artis-artis ibu kota setiap bulan, perlu juga memberi tempat bagi musik Sasando hasil kolabirasi untuk ditampilkan pada kesempatan-kesempatan tersebut. (JY)