Sunday, 26 April 2026   |   Sunday, 9 Dzulqaidah 1447 H
Online Visitors : 555
Today : 12.125
Yesterday : 23.172
Last week : 7.342.256
Last month : 101.098.282
You are visitor number 105.216.314
Since 01 Muharam 1428
( January 20, 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

01 mei 2010 02:00

Beasiswa untuk Guru Muatan Melayu

Beasiswa untuk Guru Muatan Melayu

Pekanbaru, Riau - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pendidikan Provinsi Riau, memprogramkan pemberian beasiswa bagi guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang belum berpendidikan Strata satu (S1) untuk diberi beasiswa. Program tersebut dimulai pada tahun ini.

Beasiswa tersebut diberikan untuk biaya perkuliahan dari semester satu hingga delapan, beasiswa yang diberikan tidak meliputi biaya buku/materi dan transportasi perkuliahan, dan diperuntukan bagi guru muatan lokal budaya Melayu. Dalam pemberian beasiswa ini Disdik Riau bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning (Unilak). Dimana uang perkuliahan dibayarkan langsung oleh Disdik ke Unilak.

Kepala Dinas Pendidikan Riau Prof Dr Ir H Irwan Effendi MSc didampingi Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unilak Dr Junaidi SS, MHum menjelaskan, untuk tahap awal, pemberian beasiswa ini diperuntukan bagi 200 guru yang terdapat di lima Kabupaten dan Kota, yakni Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, Pelalawan, Siak dan Kota Dumai, dengan jumlah 40 orang per Kabupaten/Kota. Untuk Kabupaten lainnya direncanakan akan dilaksanakan tahun berikutnya.

Tujuan program ini salah satunya adalah guna mendukung visi Riau 2020 untuk menjadikan Riau sebagai pusat kebudayaan Melayu, Selain itu dalam rangka memperkuat peran sektor pendidikan dalam mewujudkan visi Riau 2020, mensukseskan program muatan local budaya Melayu di Provinsi Riau dan mengangkat serta melestarikan budaya Melayu di Provinsi Riau, jelas Irwan.

Irwan menambahkan, pemberian beasiswa ini khusus diperuntukan bagi guru PNS baik dijenjang pendidikan SD, SMP dan SMA sedarajat, dengan hasil yang diharapkan adalah tersedianya guru muatan budaya Melayu yang memiliki pengetahuan akademis yang berkaitan dengan budaya Melayu.

Dan tersedianya guru muatan lokal Melayu yang profesional dalam mengajarkan budaya Melayu di sekolah-sekolah, karena memang saat ini jumlah guru muatan lokal budaya Melayu ini masih sedikit jumlahnya, sebutnya. (Df/ris/pde)

Sumber: http://www.riauinfo.com
Sumber Foto: http://melayuonline.com


Read : 2.234 time(s).

Write your comment !