Tuesday, 21 April 2026 |Tuesday, 4 Dzulqaidah 1447 H
Online Visitors : 1.656
Today
:
23.849
Yesterday
:
49.931
Last week
:
249.242
Last month
:
101.098.282
You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
12 juli 2010 07:20
Perajin Keris Palembang Mulai Punah
Palembang, Sumsel - Zuriat Kesultanan Palembang Darussalam, Mahmud Iskandar Badaruddin, mengatakan bahwa perajin keris Palembang yang memiliki bentuk dan relief yang khas kini sudah tidak ditemukan lagi, dan dikhawatirkan mulai punah.
Padahal, keris Palembang sangat khas karena gagangnya berbentuk layar dan gambar-gambar reliefnya sangat unik dan bernuansa Islami, katanya, di Palembang, Kamis. Menurut dia, sebagai zuriat Kesultanan Palembang Darussalam kini mereka hanya memiliki keris-keris pusaka peninggalan. Setiap kali kedatangan tamu kehormatan sudah tradisi sejak jaman dahulu memberikan oleh-oleh keris khas Palembang, tambahnya.
Ia mengatakan, untuk melestarikan seni khas keris khas Palembang tersebut pihaknya dalam waktu dekat mencari pandai besi yang mau belajar memproduksi keris itu. Untuk menghasilkan keris yang bagus dan sesuai dengan ciri khas Kesultanan Palembang, menurut dia, tidak hanya pandai menempa besi tetapi juga mesti memiliki jiwa seni sehingga mampu membuat benda seni tersebut.
Dia menjelaskan, keris khas Palembang tersebut gagangnya berbentuk layar kapal itu memiliki arti yang sangat mendalam dimana pada jaman kesultanan kota pempek terdiri dari ratusan sungai sehingga sejak lama sudah banyak warga yang mampu memproduksi kapal.
Sebab kapal menjadi alat transportasi utama dikala itu termasuk pedagang dan saudagar yang berasal dari berbagai negeri, seperti Tiongkok begitu juga dengan relief yang terdapat dibatang keris dan sarungnya terbuat dari kuningan juga sangat menawan, ujarnya.
Iskandar berharap dalam waktu dekat, segera mendapatkan pengrajin keris yang bisa memproduksi keris-keris khas Palembang.
Dengan demikian keris pusaka bisa lestari dan generasi muda dapat mengetahui kekayaan seni dan budaya daerah tersebut, katanya menambahkan. (T.PSO-037/P003)