Tuesday, 16 June 2026 |Tuesday, 30 Dzulhijah 1447 H
Online Visitors : 1.031
Today
:
13.425
Yesterday
:
17.248
Last week
:
184.896
Last month
:
9.252.016
You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
18 sepember 2010 04:15
Bala Eskavasi Temuan Prasejarah di Aceh
Takengon, Aceh- Badan Arkeologi (BALA) Sumatera Utara kembali melakukan eksavasi (penggalian) di beberapa lokasi di seputaran Danau Laut Tawar, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah,yang diperkirakan pernah dihuni manusia pra sejarah.
Ketua tim peneliti dari BALA Sumut Ketut Wiradnyana di Takengon, Rabu menyatakan, pihaknya kembali melakukan eksavasi setelah setahun lalumenemukan batu kapak persegi yang diperkirakan berasal dari zaman pra sejarahberusia 3.500 tahun.
"Rencana eksavasi akan dilakukan di tiga titik berbeda di Kampung Mendale Kecamatan Kebayakan. Di Ceruk Mendale (Rock Shelter/Abris Shous Roches) Mendale sudah ditemukan batu kapak persegi, kepingan gerabah dan tulang manusia. Kita akan lanjutkan penelitian ini," kata Ketut.
Dikatakan, penemuan Balai Arkeolog Sumut sebelumnya sudah menunjukkan secara pasti (absolute) bahwa kawasan danau sudah pernah dihuni manusia pra sejarah yang memakai peralatan sederhana sebagai alat, seperti batu kapak persegi.
"Rombongan peneliti akan tiba di Takengon, 23 September dan selama sepekan akan melakukan lanjutan penelitian," sebut Ketut.
Sebelumnya, Ketut bersama sembilan peneliti lainnya selama seminggu mengeskavasi sebuah ceruk di Mendale Kecamatan Kebayakan dan menemukan fakta mengejutkan yakni batu kapak persegi dari zaman neolitik berusia 3.500 tahun.
Bersama penemuan tersebut, juga didapat dari hasil eksavasi tersebut potongan tulang manusia, gerabah dan sejumlah temuan arkeolog lainnya.
"Guna memastikan usia dari temuan arkeolog di Takengon, perlu dilakukan analisa carbon ke Batan," kata Ketut.